
Para prajurit TNI mendistribusikan bantuan untuk korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar. (Puspen TNI)
JawaPos.com - Dalam situasi darurat pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), kolaborasi menjadi sangat penting. Tidak hanya pemerintah, semua pihak boleh terlibat untuk memberikan bantuan kepada para korban. Untuk itu, Anggota Komisi III DPR Abdullah mengapresiasi langkah Ferry Irwandi dan relawan lain yang sudah menggalang dana untuk membantu korban bencana di 3 provinsi tersebut.
Menurut politisi yang biasa dipanggil abduh tersebut, gerakan yang dilakukan oleh Ferry Irwandi dan para relawan memang dibutuhkan. Apalagi mereka juga turun langsung ke lokasi terdampak bencana untuk mendistribusikan bantuan dan mendata kebutuhan korban terdampak bencana. Itu menjadi bukti nyata bahwa Ferry dan para relawan turut berempati dan memberikan dukungan untuk bersama-sama melalui masa sulit pasca bencana.
”Saya memberikan apresiasi kepada Bung Ferry dan para relawan yang telah berjuang membantu korban bencana di Pulau Sumatera dengan pengumpulan dana dan turun langsung ke lokasi bencana. Dan saya sepakat dengan pernyataan Bung Ferry, kolaborasi adalah kunci dari penanganan bencana ini,” kata dia kepada awak media pada Rabu (10/12).
Menurut legislator asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, Ferry sudah dengan jelas dan tegas menyatakan bahwa semua pihak bahu-membahu turun langsung membantu korban terdampak bencana. Termasuk negara yang hadir dalam penanggulangan bencana melalui aparat dan petugas dari berbagai institusi seperti TNI, Polri, Basarnas, BNPB, dan perwakilan instansi serta kementerian maupun lembaga lain.
Abdul menyebut, penjelaskan yang sudah disampaikan oleh Ferry dalam beberapa kesempatan sudah cukup membukti bahwa pergerakan yang dilakukan oleh founder Malaka Project tersebut fokus membantu korban terdampak bencana. Gerakan itu dilakukan bersama negara, relawan, NGO, dan masyarakat Indonesia dari berbagai latar belakang dan kalangan agar semua korban mendapat bantuan, termasuk korban di daerah yang sulit diakses.
”Jadi menurut saya, kita sudahi perdebatan yang menyudutkan. Fokus kita untuk menangani bencana, dan itu berangkat dari solidaritas nasional,” kata Abduh.
Lebih lanjut, Abduh menyampaikan bahwa kolaborasi antara relawan seperti Ferry dengan aparat negara sudah tampak dalam distribusi bantuan. Misalnya saat Ferry dan relawan lain bekerja sama dengan Polri mengangkut bantuan menggunakan pesawat milik aparat kepolisian. Kemudian saat TNI membantu distribusi bantuan yang dikumpulkan oleh relawan menggunakan helikopter. Kolaborasi itu yang harus terus dilakukan.
”Saya mendukung kolaborasi yang positif TNI-Polri dan masyarakat sipil dalam menangani bencana ini, dan kolaborasi ini mesti ditingkatkan baik dari kuantitas maupun kualitasnya, agar penanganan bencana di Pulau Sumatera dapat dipercepat atau dilakukan lebih efektif lagi,” harapnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
