Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Desember 2025, 23.11 WIB

80 Ton Bantuan untuk Korban Banjir di Bener Meriah Dikabarkan Hilang, BNPB: Sudah Tanggung Jawab Bupati dan Forkopimda

 

DISTRIBUSI: Warga membawa bantuan di Bener Meria, Aceh, Kamis (4/12). Bener Meriah merupakan satu di antara belasan kabupaten/kota di Aceh yang terdampak banjir bandang. (CHAIDEER MAHYUDDIN/AFP)

JawaPos.com - Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang biasa dipanggil Mualem mendapat informasi dan kabar kurang menyenangkan dari Bener Meriah. Dia menyebut ada 80 ton bantuan kemanusiaan untuk korban terdampak bencana di daerah tersebut hilang tanpa kejelasan. 

Terkait dengan informasi tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa bantuan yang sudah sampai ke kabupaten atau kota sudah berada di bawah tanggung jawab pemerintah daerah setempat, termasuk forkopimda di Bener Meriah. 

”Sesuai narasi Mualem, bantuan yang sudah di drop ke kabupaten menjadi tanggung jawab bupati dan forkopimda terkait keamanannya,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari saat dikonfirmasi berkaitan dengan informasi tersebut pada Kamis (11/12). 

Menurut Abdul Muhari, tanggung jawab bantuan yang sudah sampai ke level kabupaten dan kota sudah berada di tangan daerah masing-masing. Sehingga klarifikasi terkait dengan informasi yang disampaikan oleh Mualem pun dilakukan kepada pejabat daerah.

”Klarifikasi silakan langsung ke bupati, BNPB dropping ke posko kabupaten dan kota dan langsung ke titik pengungsian warga,” jelasnya.

Informasi hilangnya 80 ton bantuan di Bener Meriah disampaikan oleh Mualem dalam konferensi pers pasca perpanjangan status tanggap darurat bencana Aceh. Dia memang tidak menyampaikan secara terang. Namun, dia tampak kecewa saat mengetahui kabar itu.

”Saya dengar berita burung atau berita tidak valid ya, 80 ton (bantuan kemanusiaan) hilang entah kemana” imbuhnya.

Karena masih kabar burung, Mualem berniat mengecek dan memeriksa kebenaran informasi tersebut. Khususnya kepada jajaran di Kabupaten Bener Meriah. Tujuannya tidak lain agar informasi yang masih kabar burung itu menjadi valid dan terkonfirmasi.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore