Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Desember 2025, 00.08 WIB

Tidak Ada Bencana Nasional, Padang Tetap Terima Bantuan Luar Negeri

Rumah warga terendam banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Nanggalo, Padang, (1/12/2025). (Padang Ekspres)

JawaPos.com – Pemerintah pusat boleh bersikeras tidak men‌jadikan bencana di Aceh, Sumatera Utara (Su‌mut), dan Sumatera Ba‌rat (Sumbar) sebagai ben‌cana nasio‌nal yang membuat bantuan luar negeri sulit masuk. Namun, pemerintah daerah terdampak memilih sebaliknya. 

Setelah Pemerintah Aceh mempersilakan lima relawan Tiongkok membantu mencari jenazah yang masih tertimbun, Jumat (12/12) Pemerintah Kota Padang, Sumbar, menerima bantuan logistik dari Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) Shaima Al Hebsi di Kantor Camat Koto Tangah, Padang.  

Al Hebsi menyampaikan, masyarakat dan Pemerintah UEA turut merasakan duka mendalam atas musibah yang menimpa warga Kota Padang serta Provinsi Sumbar, Sumut, dan Aceh. Pengiriman bantuan tersebut sekaligus menunjukkan hubungan erat antara Pemerintah Indonesia dan UEA.

"Melalui Palang Merah UEA, kami menyalurkan bantuan kepada korban bencana alam di Kota Padang. Kami juga akan melihat langkah berikutnya untuk meringankan beban masyarakat terdampak,” katanya, seperti dikutip dari Padang Ekspres Jumat (12/12). 

Sementara itu, Wali Kota Padang Fadly Amran berterima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah UEA. “Kami merasa terhormat atas perhatian dari Pemerintah UEA. Bantuan ini akan segera didistribusikan kepada masyarakat terdampak. Alhamdulillah, Bapak Presiden Prabowo Subianto pun memberikan dukungan yang luar biasa,” ungkap Fadly. 

Di Medan, Sumut, anggota Komisi D DPRD Sumut Mangapul Purba menyoroti minimnya ketersediaan alat berat untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana di sejumlah daerah di Sumut. “Jumlah alat dari PUPR Sumut, saya yakin tidak mencukupi,” ujar Mangapul saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos kemarin (12/12). 

Mangapul mendorong Pemerintah Provinsi Sumut untuk mengambil langkah strategis, termasuk menambah jumlah alat berat melalui berbagai skema. Menurutnya, alternatif seperti menyewa alat, menerima dukungan donasi, atau opsi teknis lainnya harus segera dipertimbangkan agar penanganan bencana tidak terhambat. (hrs/fir/uri/lyn/wan/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore