
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) kerahkan alat berat guna mempercepat pembersihan sisa-sisa kayu dan lumpur akibat banjir bandang di wilayah Aceh dan Sumatera Utara. (Istimewa)
JawaPos.com - Penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dinilai telah berjalan dengan baik. Pemerintah pusat dan daerah bergerak cepat dalam melaksanakan tanggap darurat dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari aparat, relawan, hingga masyarakat luas.
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mengatakan pemerintah telah menunjukkan keseriusan dalam menangani dampak bencana. Menurutnya, semua pihak yang terlibat dalam proses penanganan patut diapresiasi, karena telah memberikan kontribusi nyata bagi para korban terdampak.
“Ini contoh yang sangat baik. Sebesar apa pun yang bisa disumbangkan, dipastikan itu sangat membantu. Kalaupun hanya sebatas doa, itu adalah manifestasi dari iman yang perlu selalu dijaga dan dipelihara,” kata Saleh kepada wartawan, Rabu (24/12).
Saleh menilai, doa dan dukungan moral dari seluruh elemen masyarakat memiliki arti penting dalam membangkitkan semangat para korban untuk segera pulih. Ia menegaskan, gotong royong dalam berbagai bentuk merupakan kekuatan bangsa dalam menghadapi situasi sulit.
Wakil Ketua Umum PAN itu mengajak semua pihak untuk turut melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penanganan bencana. Jika ditemukan hal-hal yang dinilai menyimpang, ia meminta agar segera dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.
Ia pun meyakini, pemerintah akan bertindak cepat, tepat, dan akurat apabila ada laporan yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, mekanisme hukum dan pengawasan sudah berjalan sebagaimana mestinya.
“Tidak perlu saling menyalahkan. Justru, semua harus bergandengan tangan. Bekerja sama. Bergotong royong. Membantu mereka yang membutuhkan,” tegasnya.
Menurutnya, seluruh tantangan pascabencana ini dapat diatasi dengan kebersamaan. Ia menilai, saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling mencari kesalahan, karena yang paling utama adalah memastikan keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.
Ia menambahkan, aparat penegak hukum sejatinya sudah bergerak sesuai dengan arahan Presiden. Jika nantinya ditemukan pelanggaran, ia memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu.
“Tentu tidak bisa seperti membalikkan tangan. Perlu waktu dan kesabaran. Yang jelas, perencanaan dan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sudah berjalan. Semakin banyak yang terlibat, semakin bagus dan semakin cepat pula hasil yang akan diperoleh,” tuturnya.
Lebih lanjut, Saleh menegaskan komitmen PAN untuk terus berada di garis depan membantu masyarakat. Ia memastikan, pihaknya turun langsung ke lapangan guna membantu masyarakat terdampak.
“Sebagai partai yang berada di pemerintahan, PAN selalu setia untuk ikut berkarya dan berbuat. Semua dilakukan agar persoalan masyarakat dapat diatasi dan semua kembali normal seperti biasa,” pungkasnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
