Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Januari 2026, 00.56 WIB

Tuntaskan Pembangunan 12 Jembatan Bailey di Lokasi Terdampak Bencana Sumatera, TNI AD Kirim Bantuan dari Jakarta

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melepas Kapal ADRI XLIX dari Jakarta ke Sumatera. Kapal itu membawa bantuan untuk korban terdampak bencana alam. (Syahrul) - Image

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melepas Kapal ADRI XLIX dari Jakarta ke Sumatera. Kapal itu membawa bantuan untuk korban terdampak bencana alam. (Syahrul)

JawaPos.com - TNI AD sudah menuntaskan pembangunan 12 jembatan bailey di lokasi terdampak bencana alam di Sumatera. Baik di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), maupun Sumatera Barat (Sumbar). Untuk mengejar target pembangunan 42 jembatan bailey pada Januari 2026, hari ini (31/12) Angkatan Darat kembali mengirim 2 set jembatan bailey dari Jakarta.

Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melepas pengiriman 2 set jembatan bailey tersebut dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Bantuan tersebut dikirim ke Sumatera menggunakan kapal angkut milik TNI AD, Kapal ADRI XLIX. Dalam sepekan, kapal itu dijadwalkan sudah tiba di Aceh.

”Ini kapal yang keenam kami berangkatkan, dan hari ini akan berangkat diperkirakan sampai di Belawan, Medan tanggal 5 dan tanggal 6 sampai di Aceh,” kata dia.

Pengiriman jembatan bailey tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI AD dalam penanggulangan bencana alam di Sumatera. Sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, Angkatan Darat mendapat tugas khusus untuk memulihkan jembatan-jembatan yang rusak. Tugas itu diserahkan oleh presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

”Sesuai dengan perintah dari bapak presiden kepada bapak Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Darat fokus dalam penanganan (bencana alam di Sumatera), khususnya di jembatan,” ungkap Saleh.

Dengan tambahan 2 set jembatan bailey, nantinya akan ada 14 jembatan bailey terpasang di 3 provinsi terdampak bencana alam di Sumatera. Tidak sampai di situ, Angkatan Darat berniat terus menambah jumlah jembatan bailey sampai menyentuh angka 42 unit pada Januari 2026. Karena itu, distribusi material untuk pembangunan jembatan tersebut terus dilakukan.

”Semuanya ada 42 jembatan yang kami rencanakan. Kami berharap dengan percepatan distribusi akan mendorong percepatan penyelesaian pembangunan jembatan di sana,” terang dia.

Perwira tinggi TNI AD dengan tiga bintang di pundak itu menambahkan, Kapal ADRI XLIX yang bertolak dari Jakarta hari ini tidak hanya membawa 2 set jembatan bailey. Kapal itu turu mengangkut bantuan lain seperti jembatan aramco, hunian sementara (huntara), alat penjernih air, dan bantuan-bantuan lain yang masih dibutuhkan oleh korban terdampak bencana alam.

”Kami tetap melakukan dukungan-dukungan dari pusat ke lokasi (terdampak bencana alam) dengan menggunakan alutsista yang kami miliki semaksimal mungkin,” imbuhnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore