Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Januari 2026, 02.52 WIB

Besok Diprediksi Puncak Arus Balik Libur Tahun Baru, 324 Ribu Kendaraan Sudah Kembali ke Jabotabek

contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek. (Istimewa) - Image

contraflow di Jalan Tol Jakarta Cikampek. (Istimewa)

JawaPos.com - Jasa Marga mencatat sebanyak 324.298 kendaraan sudah kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jobotabek) sejak Kamis (1/1) sampai Sabtu (3/1). Angka itu diprediksi akan terus naik hingga fase puncak arus balik libur panjang Natal dan tahun baru (Nataru) besok (4/1).

Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama. Yakni GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).

”Total volume lalin ini naik 16,24 persen jika dibandingkan lalin normal 278.918 kendaraan,” kata dia.

Rivan pun merinci volume itu sebanyak 147.817 kendaraan atau 45,59 persen dari arah Timur, persisnya Trans Jawa dan Bandung. Kemudian 90.590 kendaraan atau 27,94 persen dari arah Barat (Merak) dan 85.801 kendaraan atau 26,46 persen dari arah Selatan (Puncak).

Berdasar data, diperkirakan sebanyak 2,8 juta kendaraan akan kembali ke Jabotabek. Menurut catatan Jasa Marga, mulai 18 Desember 2025-3 Januari 2026, sudah 2.472.184 kendaraan yang tercatat masuk. Angka itu setara 86 persen dari proyeksi 2,8 juta kendaraan.

Namun demikian, Rivan mengingatkan kembali, puncak arus balik ke Jabotabek diprediksi terjadi besok. Itu bertepatan dengan berakhirnya masa libur panjang. Sehingga pihaknya juga mengambil langkah antisipasi bersama instansi terkait seperti Korlantas Polri.

”Jasa Marga memprediksi puncak arus kembali ke wilayah Jabotabek akan terjadi pada akhir pekan ini, yakni Minggu. Untuk itu, kami telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif,” jelasnya.

Langkah antisipasi itu terdiri atas optimalisasi layanan operasional, pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kepadatan, serta kesiapan petugas dan sarana pendukung di lapangan guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan lancar.

”Jasa Marga juga melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian dan mendukung rencana rekayasa lalu lintas yang diperlukan sesuai diskresi kepolisian,” imbuhnya.

Rivan mengimbau pengguna jalan tol untuk mengatur jadwal perjalanan secara cermat dan memanfaatkan waktu di luar jam-jam padat guna mengurangi potensi kepadatan lalu lintas. Jasa Marga berharap perjalanan pengguna jalan tol selama periode Nataru 2025-2026 dapat berlangsung aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore