Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Januari 2026, 18.37 WIB

Tuntut Provinsi Luwu Raya, Massa Demonstran Blokir Jalan Trans-Sulawesi

Demonstran Aliansi Mahasiswa Wija to Luwu menutup Jalan Trans Sulawesi, memblokir arus lalu lintas. (istimewa)

JawaPos.com - Para demonstran yang tergabung pada Aliansi Mahasiswa Wija to Luwu tampak menutup Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan pada Jumat (23/1) hingga Sabtu (24/1) malam. Hal ini dikarenakan belum ada kesepakatan antara pihak kepolisian dan perwakilan massa aksi mengenai pembukaan kembali jalan tersebut.

Negosiasi pun dikabarkan sedang berlangsung dengan harapan situasi bisa segera kondusif dan akses transportasi utama di wilayah Luwu Utara kembali normal.

Seperti dilihat pada akun X @neveral0nely aksi ini bertujuan menuntut realisasi pembentukan Provinsi Luwu Raya, yang mencakup Kab. Luwu Utara, Luwu Timur, Luwu dan Kota Palopo. Massa pun melakukan penutupan akses jalan dengan menebang pohon, membakar ban bekas, dan memasang spanduk yang mengakibatkan arus lalu lintas lumpuh dari kedua arah.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas, menegaskan bahwa aparat kepolisian masih terus melakukan pendekatan persuasif kepada massa.

“Kami tetap melaksanakan negosiasi dan melayani masyarakat yang melakukan unjuk rasa terkait isu lokal,” ungkap Nugraha.

Aksi tersebut berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Luwu dan menjadi wujud desakan warga agar pemerataan pembangunan serta peningkatan pelayanan publik di wilayah itu segera direalisasikan.

Adapun pemblokiran Jembatan Baliase mengakibatkan arus lalu lintas dari Kabupaten Luwu menuju Luwu Utara maupun sebaliknya lumpuh total.

Sejumlah kendaraan bertonase besar, termasuk truk pengangkut logistik dan bus antarkota, terpaksa berhenti atau mencari jalur alternatif. Kondisi ini memicu antrean panjang kendaraan yang mengular hingga beberapa kilometer.

Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Luwu Utara menurunkan sekitar 200 personel dengan dukungan Batalyon Brimob Polda Sulawesi Selatan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah situasi berkembang lebih luas.

an menegaskan pihak kepolisian akan berupaya mencari jalan keluar agar aspirasi para demonstran dapat tersalurkan tanpa mengabaikan kepentingan publik.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore