
Pesawat Smart Air yang ditembaki oleh KKB di Bandara Korowai, Papua Selatan. (Polri)
JawaPos.com - Penembakan pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan menjadi atensi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). Untuk menjamin keamanan penerbangan, Kemenko Polkam memperkuat sinergi dengan seluruh instansi terkait.
Berdasar informasi yang diterima oleh Kemenko Polkam, Insiden tersebut berdampak pada penutupan sementara sebelas bandara di Papua. Akibatnya sejumlah layanan publik terganggu. Termasuk diantaranya fasilitas kesehatan. Kondisi itu menunjukkan peningkatan ancaman terhadap objek vital.
Karena itu, Deputi Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenko Polkam Mayjen TNI Purwito Hadi Wardhono menegaskan bahwa negara tidak akan pernah mundur dalam menjaga kedaulatan dan keselamatan rakyat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Papua.
”Pemerintah telah mengambil langkah cepat, terukur dan terkoordinir dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan penerbangan di Papua,” kata dia dalam keterangan resmi pada Jumat (20/2).
Mayjen Purwito menjelaskan bahwa penutupan sementara sejumlah bandara di Papua dilakukan sebagai langkah preventif guna memastikan keselamatan awak pesawat dan masyarakat. Selain itu, langkah tersebut dilakukan untuk memberi ruang dan waktu kepada aparat TNI-Polri dalam penguatan pengamanan.
”Segala bentuk gangguan terhadap objek vital nasional, termasuk bandara dan fasilitas layanan publik, merupakan ancaman terhadap keselamatan rakyat dan tidak akan ditoleransi,” tegasnya.
Kemenko Polkam memastikan, aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap setiap pelaku sesuai hukum yang berlaku. Selain itu, pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi informasi menyesatkan, serta bersama-sama memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban.
Melalui penguatan sinergi yang dilaksanakan lewat rapat koordinasi di Kemenko Polkan, diputuskan agar sejumlah bandara kembali dibuka. Termasuk Bandara Koroway Batu, Bandara Beoga, dan Bandara Iwur. Pembukaan dilakukan secara bertahap setelah pengamanan dinyatakan memadai.
Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan konektivitas tetap terjaga, distribusi logistik berjalan lancar, dan pelayanan publik kepada masyarakat Papua tidak terputus. Juga sebagai penegasan bahwa negara hadir dan bekerja untuk memastikan Papua tetap aman dan kondusif.
”Stabilitas keamanan di Papua menjadi prasyarat utama bagi terselenggaranya pelayanan masyarakat, keberlanjutan pembangunan, penguatan konektivitas, serta terjaganya keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap dia
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
