
Indonesia Drone Summit 2025 yang di gelar di Jakarta, Senin (18/11). (istimewa)
JawaPos.com - Upaya memperkuat ekosistem industri drone nasional semakin dipacu melalui pelaksanaan Indonesia Drone Summit 2025 yang digelar Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Forum ini menjadi ajang konsolidasi antara pelaku riset, produsen drone, lembaga sertifikasi, regulator hingga sektor pengguna untuk mempercepat integrasi teknologi drone dalam berbagai kebutuhan strategis di Indonesia.
Frogs Indonesia menjadi salah satu pelaku industri yang berpartisipasi aktif sebagai dukungan terhadap penguatan rantai pasok dan kemandirian teknologi drone dalam negeri. Indonesia Drone Summit 2025 dipandang sebagai momentum penting untuk menyatukan visi jangka panjang dalam penyusunan roadmap pengembangan industri drone.
Agenda diskusi menyoroti inovasi teknologi drone nasional, pengembangan mesin serta sistem navigasi otonom, hingga pemetaan tren pasar global yang terus berkembang. Sekretaris Direktorat Jenderal Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elekteonika (ILMATE) Kemenperin Sri Hastuti Nawaningsih menegaskan, pengembangan industri drone nasional tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga kesiapan ekosistemnya.
"Mulai dari riset, rantai pasok, pendidikan SDM hingga pemanfaatannya di sektor-sektor strategis," kata Sri saat membuka Indonesia Drone Summit 2025 di Jakarta, Senin (17/11).
Data Kemenperin menunjukkan potensi pasar masih besar dengan nilai impor drone sepanjang 2024 mencapai USD 48,6 juta atau tumbuh 62,9 persen YoY. Sementara nilai ekspor tercatat USD 7,8 juta dengan pertumbuhan 174,5 persen YoY.
Sementara itu, CEO Frogs Indonesia Adhitya Chandra menyampaikan, partisipasi Frogs Indonesia merupakan komitmen untuk mendorong kemandirian teknologi drone nasional melalui kolaborasi dan pemanfaatan drone di berbagai sektor, mulai dari pertanian, logistik hingga pemantauan wilayah. Dia menekankan bahwa ekosistem industri harus dibangun secara terstruktur, mulai dari riset hingga implementasi komersial, agar Indonesia mampu masuk ke peta persaingan global.
"Akselerasi kolaborasi akan menciptakan rantai pasok industri drone yang lebih solid, sehingga Indonesia mampu menjadi pemain global," ujarnya. Dengan meningkatnya kebutuhan drone di berbagai sektor, pelaku industri optimistis peluang pertumbuhan pasar dalam negeri akan terus meluas sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat daya saing industri nasional.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
