Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Desember 2025, 00.09 WIB

Satu Keluarga Tewas di Tol Transjawa, Berikut Tips Pencegahan Agar Gas Freon pada AC Tak Berbahaya saat Mobil Berhenti

Ilustrasi AC mobil mengeluarkan bau tak sedap. (Astra Otoshop)

 

JawaPos.com - Satu keluarga berisi 4 orang diduga tewas di Tol Transjawa ruas Pejagan-Pemalang pada Kamis (11/12). Pada dugaan awal, keluarga tersebut meninggal karena keracunan gas freon dari AC yang terus bekerja saat kendaraan berada di kondisi berhenti.

Adapun sopir sempat menolak dirawat dan melanjutkan perjalanan sehingga meninggal dunia. Publik pun dirasa perlu diberikan edukasi terkait hal ini agar kejadian serupa tak terulang.

Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Agus Purwadi, mengungkapkan bahwa dugaan ini memang bisa saja terjadi. Adapun disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kebocoran gas freon dari sistem AC, kurangnya ventilasi udara di dalam mobil, dan AC yang terus bekerja dalam waktu lama. 

Alhasil, disarankan untuk mematikan AC mobil saat kendaraan dalam kondisi berhenti lama, terutama pada ruang tertutup atau tidak ada ventilasi udara yang baik. Bila memang ingin menyalakan AC dalam kondisi berhenti cukup lama, pastikan mode sirkulasi ventilasi AC yang dipilih bukan mode sirkulasi tertutup, melainkan mode dengan sirkulasi udara luar atau jendela sedikit terbuka.

“Namun perlu juga dicek agar tidak ada kebocoran gas buang knalpot yang bisa mengandung gas karbon monoksida yang juga sangat berbahaya. Selain itu, pastikan juga untuk melakukan perawatan rutin berkala pada sistem AC mobil untuk mencegah kebocoran gas freon,” kata Agus kepada JawaPos.com, Jumat (12/12).

Di samping itu, Agus menjelaskan gas freon pada AC mobil memang berbahaya jika terhirup dalam jumlah besar dan pada ruang tertutup.

“Gas freon (R-134a atau R-1234yf) adalah zat pendingin yang digunakan dalam sistem AC mobil. Namun jika terhirup dalam jumlah cukup dapat menyebabkan efek sampingan seperti iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan; Kesulitan bernapas; dada terasa berat; sakit kepala, dan pusing,” ungkapnya.

Bahkan, dalam kasus yang lebih berat, gas freon bisa menyebabkan kerusakan pada sistem saraf pusat, gangguan pada jantung, hingga kematian.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore