Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Oktober 2025, 04.52 WIB

Perjanjian IEU CEPA Bikin Bea Masuk Mobil Eropa Jadi 0 Persen, Ini Kata Honda dan Toyota

President Director BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan (kedua kanan) bersama Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O?tania (kedua kiri), Director of Marketing BMW Group Indonesia Bayu Riyanto (kiri) dan Director of Sales, BMW Group Indon - Image

President Director BMW Group Indonesia Ramesh Divyanathan (kedua kanan) bersama Director of Communications BMW Group Indonesia Jodie O?tania (kedua kiri), Director of Marketing BMW Group Indonesia Bayu Riyanto (kiri) dan Director of Sales, BMW Group Indon

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia resmi melakukan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA). Hasilnya, kebijakan ini membuat bea masuk mobil asal Eropa mampu ditekan hingga 0 persen selama lima tahun ke depan.

Dengan ini, sejumlah produsen otomotif asal Eropa seperti Volkswagen, Citroen, VMW dan lainnya mendapat angin segar. Pasalnya, harga mobil yang mereka tawarkan bisa lebih kompetitif dari sebelumnya.

Kondisi saat ini, pasar otomotif Indonesia selama puluhan tahun didominasi merek Jepang seperti Toyota, Mitsubishi, dan Honda. Jadi, tentunya situasi ini membuat mereka menjadi terancam.

Menanggapi hal ini, Yusak Billy, Sales and Marketing and After Sales Operations Director PT Honda Prospect Motor, mengatakan, bahwa pihaknya percaya langkah ini merupakan yang terbaik.

“Kami percaya pemerintah memiliki pertimbangan yang terbaik bagi konsumen dan perkembangan industri otomotif di Indonesia,” kata Yusak kepada JawaPos.com, Selasa (7/10).

Honda sendiri akan terus berfokus pada perkembangan produk untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggannya yang telah setia.

“Sementara itu, Honda akan terus fokus menghadirkan produk dan layanan yang beragam dan memenuhi berbagai kebutuhan dan gaya hidup masyarakat Indonesia,” tukas dia.

Selain itu, Public Relation Manager PT Toyota Astra Motor, Philardi Ogi, menanggapi santai kebijakan ini. Menurutnya, belum ada detail lebih lanjut mengenai kesepakatan ini.

“Melihat dari berita-berita yang ada, implementasi kebijakan ini masih akan bertahap dalam kurun waktu 5 tahun ya. Kemudian belum ada detail lebih lanjut terkait jenis kendaraan yang bisa mendapatkan benefit ini,” kata Ogi kepada JawaPos.com.

Meski begitu, dirinya beranggapan bahwa kebijakan ini membuka kesempatan besar bagi produk ekspor Indonesia untuk menikmati bebas biaya tarif ke negara-negara Eropa. Alhasil, Ogi berharap yang terbaik untuk pasar otomotif Tanah Air.

“Mari kita observasi bersama implementasinya kedepan ya, semoga bisa memberikan dampak positif untuk mengembangkan market,” jelasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore