
Sesi foto Aletra L8 EV di kawasan Candi Borobudur, Magelang. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com-Aletra Indonesia menggelar “Aletra Heritage Drive”, perjalanan dari Jakarta menuju Magelang ini menjadi ajang pengujuan performa, efisiensi, dan kenyamanan Aletra L8 EV. Perjalanan yang melibatkan jurnalis dan influencer otomotif pada 8-10 Oktober 2025 itu menempuh jarak sekitar 600 km.
Berbeda dari uji performa biasa, Aletra Heritage Drive dirancang sebagai perjalanan reflektif. Aletra ingin menunjukkan bahwa teknologi bukanlah lawan tradisi, melainkan bagian dari budaya berkendara Indonesia yang terus berkembang.
Dari cara kita bekerja, berpetualang, hingga menikmati waktu bersama keluarga, Aletra ingin menegaskan bahwa heritage bukan hanya tentang masa lalu, tapi tentang nilai-nilai hari ini yang akan menjadi kebanggaan di masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa riset dan pengembangan yang kami lakukan di Indonesia benar-benar menghasilkan kendaraan listrik yang siap menghadapi kondisi nyata di lapangan,” ujar Andre Jodjana, CEO Aletra Indonesia.
Dia menambahkan, sebagai mobil yang dirancang untuk menjawab karakter jalan dan gaya berkendara masyarakat Indonesia, Aletra L8 EV mampu menunjukkan performa terbaikny, mulai dari ketahanan baterai, performa di medan menanjak, hingga kenyamanan kabin dalam perjalanan jarak jauh.
Mobil bertipe muptipurpose vehicle (MPV) itu sendiri hadir sebagai MPV listrik dengan kabin terluas di kelasnya, menghadirkan kenyamanan khas mobil keluarga Indonesia. Bukan sekadar platform global yang disesuaikan secara lokal, model ini merupakan hasil pengembangan ulang yang dilakukan langsung oleh tim teknik Aletra di Indonesia.
“Aletra L8 EV lebih dari sekadar mobil impor,” ungkap Marsellinus Christo Antyo, Product Manager Aletra.
Dia menambahkan, meskipun sejarahnya terkait dengan konsep kendaraan seperti Geely VF11 atau Geely Jiaji, mereka telah melakukan rekayasa ulang secara menyeluruh untuk pasar Indonesia. Mulai dari konversi setir kiri ke kanan, desain ulang sistem infotainment, pengembangan konfigurasi 8-seater, hingga rancangan kabin luas dan fleksibel untuk kebutuhan keluarga Indonesia. "Ini bukan sekadar rebranding, tapi hasil pengembangan berdedikasi bagi konsumen dalam negeri," ucapnya.
Selain rekayasa struktur, tim Aletra juga melakukan penyesuaian sistem kelistrikan dan pengujian komprehensif agar Aletra L8 EV dapat bekerja optimal di iklim tropis. Sistem pengisian daya telah dikonversi dari standar GBT ke CCS2, yang lebih kompatibel dengan infrastruktur pengisian di Indonesia.
Seluruh komponen utama, mulai dari sistem pendingin udara, blower, hingga kontrol kualitas udara, telah dikalibrasi untuk memastikan kenyamanan maksimal di berbagai kondisi cuaca. Tak ketinggalan, sistem suspensi Aletra L8 EV juga disesuaikan melalui serangkaian uji jalan di medan lokal, menjadikannya layak menyandang predikat “Tuned and Tested for Indonesia.” (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
