
Ilustrasi: Cloudflare dilaporkan tumbang pada Selasa (18/11). (Economic Times)
JawaPos.com - Sebagian layanan internet global dilaporkan tumbang pada Selasa (18/11) malam setelah terjadi gangguan teknis pada sistem Cloudflare, perusahaan infrastruktur digital yang menjadi penopang jutaan situs web di seluruh dunia.
Gangguan tersebut membuat banyak platform populer tak dapat diakses dan memicu lonjakan keluhan dari para pengguna.
Masalah mulai dirasakan ketika pengguna mencoba membuka sejumlah situs besar seperti X (sebelumnya Twitter) dan layanan ulasan film Letterboxd.
Alih-alih memuat halaman seperti biasa, layar justru menampilkan pesan error yang mengindikasikan adanya masalah di jaringan Cloudflare.
Cloudflare sendiri menyediakan berbagai layanan vital, mulai dari perlindungan terhadap serangan siber hingga memastikan situs tetap stabil saat mengalami lonjakan trafik.
Dengan skala penggunaan yang begitu luas, gangguan kecil di sistemnya dapat berdampak besar pada ekosistem internet.
Dalam pernyataan resminya, Cloudflare mengonfirmasi tengah menyelidiki masalah tersebut.
“Cloudflare sudah mengetahui dan sedang menyelidiki isu yang berpotensi memengaruhi banyak pelanggan,” tulis perusahaan itu. Mereka juga berjanji akan memberikan pembaruan setelah informasi lebih lengkap tersedia.
Ironisnya, situs pemantau gangguan layanan internet Down Detector juga ikut terdampak. Pada saat situs itu akhirnya dapat diakses, grafik pengaduan menunjukkan lonjakan laporan error yang sangat drastis dalam waktu singkat.
Para pengguna yang terdampak melaporkan munculnya pesan 'internal server error on Cloudflare’s network' ketika mencoba membuka situs tertentu.
Pesan itu juga meminta mereka untuk mencoba kembali beberapa menit kemudian, menandakan adanya ketidakstabilan serius pada sistem inti Cloudflare.
Hingga kini, belum ada penjelasan teknis mendalam terkait penyebab gangguan tersebut.
Namun, para pengamat menilai isu ini kemungkinan terkait dengan kesalahan konfigurasi jaringan atau gangguan pada salah satu layanan utama yang memicu efek domino ke banyak situs sekaligus.
Dengan jutaan layanan digital yang bergantung pada Cloudflare, insiden seperti ini menunjukkan betapa terpusatnya infrastruktur internet modern. Ketika satu penyedia mengalami gangguan, dampaknya langsung dirasakan oleh pengguna di berbagai negara secara bersamaan.
Sejumlah platform dilaporkan mulai pulih secara bertahap, namun Cloudflare masih melakukan investigasi untuk memastikan stabilitas penuh. Para pengguna diminta menunggu pembaruan resmi sembari perusahaan berupaya memulihkan seluruh sistem yang terdampak.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
