
SRV 600 V, salah satu model andalan dari QJMotor di pasar otomotif Indonesia. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)
JawaPos.com-PT QJMOTOR Industry Indonesia telah memastikan bahwa fasilitas produksi baru mereka yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, akan mulai beroperasi pada Januari 2026. Pernyataan itu disampaikan oleh Budi Kurniawan, Head of Branding & Marketing Communication perusahaan, saat jumpa pers dengan media di Jakarta,.
“Kita punya rencana di Januari, kita akan launching. Tapi, belum tahu apakah di awal, tengah, atau akhir,” ujar Budi saat ditemui di Jakarta pada Senin, 15 Desember 2025, menunjukkan bahwa jadwal pastinya masih dalam penyesuaian administrasi internal.
Investasi yang digelontorkan untuk pembangunan pabrik ini mencapai sekitar USD 10 juta atau setara dengan sekitar Rp 165,9 miliar. Fasilitas tersebut dibangun dengan tujuan menjadi basis produksi lokal QJMotor di Indonesia dan kawasan regional.
Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun, angka yang dirancang untuk memberi pasokan cukup besar bagi permintaan domestik sekaligus membuka peluang ekspor ke pasar Asia Pasifik.
Salah satu strategi utama pabrik ini adalah kelokalisasian produksi motor dengan kapasitas mesin menengah hingga besar. Langkah ini akan menguatkan posisi QJMotor di segmen yang saat ini sangat kompetitif di Indonesia.
Pusat produksi tersebut direncanakan akan memproduksi berbagai model mulai dari 250 cc hingga 800 cc, termasuk line up seperti SRK 800 RR, cruiser SRV 600 V, cruiser otomatis SRV 250 AMT, dan skuter FORT 250.
Pernyataan Budi menguatkan fokus tersebut, “Dan produk-produk yang akan disediakan sebetulnya 250 CC,” menegaskan bahwa model 250 cc akan menjadi salah satu tulang punggung produksi awal pabrik.
Keputusan QJMotor untuk mengoperasikan pabrik lokal di Indonesia tak hanya soal kapasitas produksi, tapi juga terkait strategi efisiensi harga, kedekatan distribusi, serta penguatan jaringan layanan purna jual. Pabrik ini bakal membantu QJMotor mengurangi ketergantungan impor CBU (Completely Built Up), sekaligus membuka ruang inovasi model yang disesuaikan dengan karakter konsumen Indonesia.
“Selanjutnya, strategi kami di mana yang tadi mungkin diproduk baru, itu coba mungkin pastinya akan ada perubahan. Pastinya kami akan memperbaharui juga dan juga memperbaiki atau memberikan teknologi yang lebih canggih dibanding produk yang sebelumnya,” tutur Budi dalam satu sesi wawancara, menjelaskan visi perusahaan terhadap peningkatan kualitas produk lokal.
Selain pembangunan pabrik, QJMotor juga sudah memetakan rencana pengembangan produk lain di Indonesia. Perusahaan mengumumkan rencana peluncuran beberapa model baru, termasuk varian sport fairing dan adventure, yang merupakan bagian dari upaya memperluas portofolio produknya pada 2026. (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
