Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2025, 02.34 WIB

Tips Safety Driving yang Bisa Dilakukan Para Sopir Truk Selama Periode Nataru

Perlu diperhatikan untuk driver truk niga untuk menjaga keselamatan, ada beberapa hal yang yarus dilakukan. (dok.Isuzu). - Image

Perlu diperhatikan untuk driver truk niga untuk menjaga keselamatan, ada beberapa hal yang yarus dilakukan. (dok.Isuzu).

JawaPos.com - Menyambut momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru 2025/2026), PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) mengajak para pemilik dan sopir truk untuk mengambil langkah proaktif memastikan seluruh armada siap digunakan, aman, dan tetap produktif di tengah lonjakan aktivitas logistik nasional.

Periode Nataru secara konsisten menjadi fase krusial bagi sektor logistik, di mana permintaan meningkat dan risiko operasional ikut naik.

Menurut Division Head of Business Strategy PT Isuzu Astra Motor Indonesia, Rian Erlangga, pihaknya memahami kendaraan niaga bukan sekadar alat transportasi, melainkan tulang punggung rantai pasok.

"Kami berharap kendaraan yang digunakan dan sopir yang bekerja selama masa Nataru 2025/2026 mempersiapkan diri dengan baik. Kami juga siap membantu mendukung kelancaran usaha Isuzu Partner melalui dukungan layanan purna jual yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia," Rian Erlangga.

PT IAMI memberikan sejumlah panduan pengecekan kendaraan dan tips safety driving yang bisa diterapkan para pelaku usaha dan pengemudi truk selama periode Nataru.

1. Optimalisasi Kesiapan Kendaraan

Sejak Awal Isuzu mengimbau seluruh pemilik dan pengelola armada truk untuk melakukan pengecekan kendaraan secara menyeluruh sebelum memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru.

Langkah ini penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, aman, dan siap menghadapi peningkatan aktivitas logistik. Adapun beberapa komponen utama yang harus menjadi prioritas dalam pengecekan mencakup:

a. Sistem Pengereman

Keselamatan kendaraan niaga sangat bergantung pada sistem pengereman, terutama saat membawa beban berat atau melintas di jalur sibuk. Panduan pengecekan meliputi:

- Memastikan pedal rem merespons dengan baik tanpa terasa terlalu dalam atau keras.
- Mengevaluasi kondisi kampas serta cakram atau tromol rem agar tidak aus secara berlebihan.
- Memeriksa volume dan kualitas minyak rem sesuai standar.
- Mengontrol kemungkinan kebocoran pada selang atau sistem rem angin (air brake).
- Pengereman optimal memberikan keamanan maksimal, terutama dalam situasi mendesak.

b. Kondisi Ban

Sebagai satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan jalan, ban memegang peranan penting dalam keselamatan. Panduan pengecekan meliputi:

- Memastikan tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan dan berat angkut.
- Mengecek ketebalan tapak ban untuk memastikan tidak licin atau botak.
- Memeriksa kondisi fisik ban, termasuk potensi retak, benjol, atau kerusakan pada dinding ban.
- Menjamin ban cadangan siap digunakan.
- Ban yang dalam kondisi baik mendukung stabilitas kendaraan sekaligus menghemat biaya operasional.

c. Lampu dan Sistem Kelistrikan

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore