Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Desember 2025, 17.45 WIB

VinFast dan Era Keemasan Indonesia: Membangun Ekosistem Hijau Berbasis Kepercayaan dan Pertumbuhan

Pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat resmi beroperasi pada 15 Desember 2025 menjadi tonggak penting pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional dan komitmen jangka panjang VinFast di Indonesia. - Image

Pabrik VinFast di Subang, Jawa Barat resmi beroperasi pada 15 Desember 2025 menjadi tonggak penting pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional dan komitmen jangka panjang VinFast di Indonesia.

JawaPos.com - Saat Indonesia memasuki era keemasan pertumbuhan yang telah lama dinantikan, VinFast melangkah maju dengan misi yang sama seperti yang mendefinisikan perjalanan globalnya: berkontribusi melalui visi hijau yang berani dan berkelanjutan bagi masa depan bangsa. Jika menilik perjalanan selama satu tahun terakhir, dampak VinFast di pasar Indonesia tidak dapat diukur semata dari jumlah model yang diluncurkan atau pencapaian bisnis yang diraih.

Lebih dari itu, dampak tersebut tercermin dari fondasi ekosistem hijau yang komprehensif—selaras dengan tujuan jangka panjang Pemerintah Indonesia dalam keberlanjutan, serta sejalan dengan aspirasi masyarakat Indonesia akan masa depan yang lebih bersih dan maju.

Lebih dari sekadar simbol transformasi besar lanskap mobilitas listrik Asia Tenggara, VinFast bercita-cita menjadi merek yang identik dengan kepercayaan, kebanggaan, dan komitmen jangka panjang di Indonesia. Indonesia bukan hanya pasar strategis, tetapi rumah kedua bagi VinFast—tempat perusahaan bertekad untuk tumbuh, berkontribusi, dan membangun nilai berkelanjutan.

VinFast telah bertransformasi dengan kecepatan luar biasa, dari pendatang baru menjadi penantang serius di industri kendaraan listrik Indonesia. Sejak debut resminya di IIMS pada Februari 2024, produsen otomotif asal Vietnam ini menetapkan standar baru dalam penetrasi pasar yang cepat.

Skema Langganan Baterai Pangkas Hambatan Kepemilikan
Kekhawatiran terbesar calon pembeli kendaraan listrik bukanlah harga mobil itu sendiri. Berdasarkan survei PwC Indonesia, 87% responden lebih mengkhawatirkan biaya penggantian baterai, yang dapat mencapai ratusan juta rupiah. VinFast menjawab kekhawatiran ini melalui model bisnis revolusioner: skema langganan baterai.
(https://www.pwc.com/id/en/publications/automotive/indonesia-electric-vehicle-consumer-survey-2023.pdf)

Mekanismenya sederhana namun inovatif. Harga langganan baterai VinFast di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • VF 3: OTR Rp156 juta, penghematan Rp74,13 juta, langganan baterai Rp253.000/bulan
  • VF 5 Eco: Rp232 juta, penghematan Rp91,17 juta, langganan Rp468.000/bulan
  • VF e34: Rp299 juta, penghematan Rp112,86 juta, langganan Rp593.000/bulan
  • VF 6: Eco Rp335 juta, Plus Rp394 juta, penghematan Rp49,995 juta dan Rp45,6 juta, langganan Rp650.000/bulan
  • VF 7: Eco Rp449 juta, Plus AWD Rp539 juta, penghematan Rp50 juta dan Rp60 juta, langganan Rp905.000 dan Rp1.031.000/bulan

Jika dibandingkan dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) yang tidak hanya memiliki harga awal lebih tinggi tetapi juga membutuhkan biaya bahan bakar bulanan rata-rata Rp1,25 juta bagi pengguna aktif, skema langganan baterai ini menjadi sangat menarik.

Lebih penting lagi, paket ini dilengkapi dengan jaminan menyeluruh: garansi baterai seumur hidup, perawatan gratis, serta penggantian baterai tanpa biaya jika kapasitas turun di bawah 70%. VinFast menanggung seluruh risiko degradasi baterai—isu yang selama ini menjadi momok bagi calon pembeli kendaraan listrik.

“Sebagai pelopor skema langganan baterai di pasar ini, kami sangat terdorong oleh respons positif yang kami terima. Ini bukan hanya tentang menawarkan solusi finansial yang lebih fleksibel, tetapi juga menegaskan komitmen jangka panjang kami dalam mendukung transisi menuju transportasi ramah lingkungan,” ujar Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia.

Bagi konsumen yang memilih membeli kendaraan dengan baterai termasuk di dalamnya, VinFast tetap memberikan rasa aman melalui garansi baterai selama 8 tahun tanpa batas jarak tempuh—salah satu yang terpanjang dan paling kompetitif di pasar kendaraan listrik Indonesia. Jaminan ini menegaskan bahwa performa kendaraan listrik dapat dipertahankan tanpa mengorbankan kepercayaan pemilik.

Dengan perlindungan sekuat ini, VinFast secara efektif meruntuhkan hambatan finansial dan psikologis dalam adopsi kendaraan listrik, sekaligus mempercepat transisi Indonesia menuju mobilitas hijau.

Armada Komersial Elektrifikasi Indonesia
Transisi menuju mobilitas listrik tidak akan berhasil tanpa adopsi skala besar di sektor komersial. VinFast memahami hal ini dan bergerak cepat. Pada 22 Februari 2024, hanya sepekan setelah debut resminya, VinFast menandatangani nota kesepahaman untuk penyediaan 600 kendaraan listrik bersama tiga perusahaan: PT Energi Mandiri Bumi Pertiwi (operator Taksi Garuda), PT Sumber Amarta Jaya, dan PT Teknologi Karya Digital Nusa Tbk.

Kemitraan dengan Taksi Garuda memiliki makna strategis. Armada taksi merupakan “laboratorium hidup” yang memperkenalkan teknologi kendaraan listrik kepada ribuan penumpang setiap hari. Setiap perjalanan menjadi bukti nyata bahwa kendaraan listrik praktis, nyaman, dan siap digunakan secara intensif.

VinFast kemudian memperluas target komersialnya melalui mitra strategis Green SM, layanan taksi BEV yang diluncurkan di Jakarta pada Desember 2024. Armada ini menargetkan pengoperasian 10.000 taksi listrik pada 2025, menjadikan Green SM sebagai akselerator transformasi transportasi publik Indonesia.

“Hal ini tidak hanya meningkatkan visibilitas merek VinFast di pasar, tetapi juga menyediakan solusi mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat,” ujar pakar otomotif ITB, Yannes Martinus Pasaribu.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore