
Jangan biarkan tangki bensin kosong saat tak digunakan dalam jangka waktu lama. (Ilustrasi)
JawaPos.com - Tak sedikit pemilik kendaraan seringkali menyepelekan kebiasaan membiarkan tangki bahan bakar kosong saat mobil jarang digunakan, tanpa menyadari potensi dampak buruknya. Padahal, kebiasaan ini bisa menimbulkan berbagai risiko kerusakan serius yang berujung pada biaya perbaikan tinggi.
Berikut adalah beberapa dampak buruk yang dapat muncul jika tangki bahan bakar dibiarkan kosong dalam waktu lama.
Karat Akibat Kondensasi
Risiko utama dari tangki bahan bakar yang kosong adalah terjadinya kondensasi. Ketika tangki tidak terisi penuh, ruang kosongnya akan diisi oleh udara. Perubahan suhu dari siang ke malam memicu pembentukan uap air yang menempel pada dinding tangki. Air yang mengendap ini memicu korosi atau karatan, terutama pada tangki berbahan logam.
Jika tak segera diatasi, serpihan karat dapat mencemari bahan bakar dan berdampak buruk pada sistem kendaraan. Pada mobil diesel, udara yang terjebak dalam tangki bisa menyebabkan masalah serius seperti "masuk angin".
Udara tersebut dapat tersedot ke dalam pompa bahan bakar (fuel pump), mengganggu aliran bahan bakar, dan membuat mobil sulit dinyalakan. Dalam beberapa kasus, langkah priming atau pengeluaran udara dari sistem bahan bakar harus dilakukan untuk mengatasinya.
Risiko Penyumbatan Filter Bahan Bakar
Serpihan karat dan kotoran yang terkumpul di dasar tangki mudah tersedot oleh pompa jika tingkat bahan bakar terlalu rendah. Hal ini mengakibatkan filter bahan bakar bekerja lebih keras dan cepat kotor. Jika filter tersumbat, suplai bahan bakar ke mesin pun terganggu, menyebabkan performa mesin tersendat atau bahkan mogok total.
Kerusakan pada Fuel Pump
Pompa bahan bakar biasanya terendam bahan bakar untuk membantu mendinginkan dan melumasi komponennya. Ketika tangki sering kosong, pompa akan lebih sering menyedot udara sehingga beroperasi tanpa cukup pendinginan. Kondisi ini membuat pompa bekerja lebih panas dan meningkatkan risiko overheat. Apabila terjadi terus-menerus, daya tahan fuel pump akan menurun, mengakibatkan kerusakan permanen.
Penurunan Kualitas Bahan Bakar
Bahan bakar yang dibiarkan dalam tangki dengan jumlah sedikit untuk jangka waktu lama cenderung mengalami oksidasi lebih cepat. Udara berlebih dalam tangki mempercepat penguapan unsur-unsur kimia penting dalam bahan bakar. Akibatnya, bahan bakar kehilangan nilai oktan atau kualitasnya menurun, sehingga menjadi kurang efektif untuk performa mesin.
Efeknya, mesin bisa sulit dinyalakan atau mengalami knocking ketika digunakan. Untuk menjaga keawetan komponen kendaraan dan mempertahankan performanya, sebaiknya hindari kebiasaan membiarkan tangki bahan bakar mobil kosong terlalu lama. Isilah tangki setidaknya setengah penuh agar risiko-risiko di atas dapat diminimalkan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
