Test drive singkat Lepas L8. (RianAlfianto/JawaPos.com).
JawaPos.com - Nama Lepas menjadi pendatang baru dalam peta otomotif Indonesia. Brand ini merupakan sub-brand di bawah naungan Chery Group yang dirancang untuk mengisi segmen SUV premium dengan pendekatan gaya hidup dan teknologi elektrifikasi dari Tiongkok.
Produk perdananya, Lepas L8, langsung tampil sebagai SUV plug-in hybrid (PHEV) lima penumpang yang memadukan desain elegan, kenyamanan berkendara, serta fitur cerdas yang menyasar pengguna urban.
Untuk melihat sejauh mana karakter tersebut terasa di dunia nyata, JawaPos.com mendapat kesempatan mencoba langsung Lepas L8 di Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Pusdiklantas, Tangerang, Kamis (29/1).
Uji coba singkat bersama rombongan awak media lainnya ini memberi gambaran awal bagaimana SUV anyar tersebut bekerja dalam berbagai simulasi berkendara. Simulasi berkendara mulai dari manuver dasar hingga demonstrasi teknologi parkir mandiri.
Sejak pertama masuk ke kabin, Lepas L8 langsung meninggalkan kesan tenang. Peredaman kabin terasa optimal, membuat suara dari luar nyaris tidak masuk.
Posisi duduk ergonomis dan ruang kabin yang lega memberi rasa nyaman sejak awal, cocok untuk penggunaan harian. Karakter suspensinya terasa empuk, namun tetap stabil saat mobil diajak bermanuver di lintasan.
Saat melaju, karakter berkendara Lepas L8 cenderung halus dan mudah dikendalikan. Respons pedal gas terasa progresif, tanpa hentakan, mencerminkan karakter SUV elektrifikasi yang lebih mengedepankan kenyamanan dibanding agresivitas.
Akselerasinya cukup sigap untuk kebutuhan harian, dengan setir ringan yang memudahkan pengemudi saat bermanuver di kecepatan rendah hingga menengah.
Secara teknis, Lepas L8 mengandalkan mesin bensin 1.5 TGDi generasi kelima yang dipadukan dengan motor listrik. Kombinasi ini menghasilkan tenaga gabungan 215 PS dan torsi 310 Nm.
Kombinasi ini membuat mobil mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 8,5 detik. Motor listriknya sendiri menyumbang tenaga 201 dk dan torsi puncak 310 Nm, berperan besar dalam memberikan dorongan halus sejak mobil bergerak dari posisi diam.
Sumber energinya berasal dari baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 18,4 kWh. Dalam mode full EV, Lepas L8 diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 km, menjadikannya ideal untuk mobilitas harian di dalam kota tanpa konsumsi bahan bakar.
Pengemudi juga dapat memilih beberapa mode berkendara, mulai dari EV, Hybrid, Eco, Normal, hingga Sport. Masing-masing mode memberi karakter berbeda sesuai kebutuhan.
Salah satu highlight utama dalam pengujian ini adalah teknologi Automated Parking Assist (APA) dan Remote Parking Assist (RPA). Pada simulasi parkir paralel dan parkir mundur di ruang sempit, Lepas L8 mampu mengambil alih sepenuhnya proses parkir.
Mobil ini bisa mengatur setir, gas, dan rem secara otomatis hingga parkir rapi, tanpa intervensi pengemudi. Lebih jauh lagi, fitur Remote Parking Assist (RPA) memungkinkan mobil diparkir hanya dengan perintah dari remote, tanpa pengemudi berada di dalam kabin.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
