Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 Februari 2026, 22.28 WIB

Mobil Matic Sering Nyentak saat Jalan? Coba 7 Solusi ini Sebelum Kerusakan Makin Parah

Ilustrasi mendorong mobil matik yang mogok sangat tidak disarankan. (Strong Muscle Project) - Image

Ilustrasi mendorong mobil matik yang mogok sangat tidak disarankan. (Strong Muscle Project)

JawaPos.com - Sentakan pada mobil matic sering bikin kaget, apalagi saat macet atau ketika mulai menekan pedal gas. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga bisa menjadi tanda bahwa ada komponen kendaraan yang mulai bermasalah dan butuh perhatian.

Kabar baiknya, mobil matic yang terasa nyentak tidak selalu berarti kerusakan berat. Dengan perawatan yang tepat dan pemeriksaan rutin, kamu bisa mengurangi bahkan menghilangkan gejala tersebut sebelum berdampak pada komponen lain yang lebih mahal.

Berikut 7 solusi yang bisa kamu lakukan saat mobil matic nyentak di jalan seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Rutin Mengganti Busi sesuai Jadwal

Salah satu penyebab mobil matic terasa nyentak adalah busi yang sudah aus atau tidak bekerja optimal. Busi berperan penting dalam proses pembakaran, sehingga jika kondisinya menurun, tenaga mesin bisa tersendat dan menimbulkan sentakan.

Idealnya, kamu mengganti busi setiap sekitar 48.000 kilometer atau sesuai rekomendasi pabrikan. Penggantian tepat waktu akan membantu pembakaran lebih stabil dan membuat akselerasi terasa lebih halus.

2. Ganti atau Bersihkan Filter Udara

Filter udara yang kotor dan tersumbat dapat menghambat aliran udara ke ruang bakar. Akibatnya, mesin tidak mendapatkan campuran udara dan bahan bakar yang ideal, sehingga mobil terasa tersendat saat berakselerasi.

Penggantian filter udara umumnya dilakukan setiap 20.000–25.000 kilometer. Selain mengganti, kamu juga bisa membersihkannya dengan sabun lembut dan air, lalu mengeringkannya secara menyeluruh sebelum dipasang kembali agar performa mesin tetap optimal.

3. Membersihkan Injektor Bahan Bakar

Injektor yang kotor dapat menyebabkan suplai bahan bakar tidak merata, sehingga mesin bekerja tidak stabil dan memicu sentakan. Untuk mencegahnya, kamu bisa menggunakan cairan pembersih injektor yang dituangkan langsung ke tangki bahan bakar.

Pastikan kamu mengikuti petunjuk penggunaan dengan benar. Jika ragu memilih produk, berkonsultasi dengan bengkel bisa membantu mendapatkan pembersih injektor yang sesuai dengan spesifikasi mobilmu.

4. Perawatan dan Pembersihan Sensor MAF

Sensor Mass Air Flow (MAF) berfungsi mengukur jumlah udara yang masuk ke mesin. Jika sensor ini kotor atau bermasalah, perhitungan campuran udara dan bahan bakar menjadi tidak akurat, sehingga mobil terasa nyentak.

Pemeriksaan dan pembersihan sensor MAF sebaiknya dilakukan secara berkala di bengkel. Dengan sensor yang bersih dan berfungsi normal, respons mesin akan kembali lebih halus.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore