Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 November 2025, 15.51 WIB

7 Tanda Anak Melihat Orang Tuanya sebagai Beban, Salah Satunya Jarang Memulai Kontak

ilustrasi orang tua dan anaknya. (freepik) - Image

ilustrasi orang tua dan anaknya. (freepik)

JawaPos.com – Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menyaksikan anak tumbuh dewasa. Namun terkadang, orang tua bisa mulai merasakan perubahan kecil dalam hubungan.

Entah panggilan telepon menjadi lebih pendek atau kunjungan yang jarang, orang tua dapat merasakan sesuatu yang sulit terlukiskan.

Nyatanya banyak orang tua mengalami kenyataan pahit bahwa anak-anak mereka yang sudah dewasa memandang dirinya bukan sebagai sumber kebijaksanaan atau penghiburan, melainkan tanggung jawab yang harus dikelola.

Dilansir geediting, berikut tujuh tanda bahwa anak mulai menganggap orang tuanya sebagai beban.

  1. Mereka jarang memulai kontak

Ketika komunikasi hanya mengalir satu arah, itu menunjukkan bahwa hubungan mungkin terasa lebih seperti kewajiban daripada pertukaran timbal balik.

Terkadang ini bukan karena niat jahat. Anak-anak yang beranjak dewasa sibuk dengan pekerjaan, hubungan, dan membesarkan keluarga mereka sendiri.

Namun, jika menjangkau terasa seperti beban bagi mereka, mungkin ada sesuatu.

  1. Percakapan terasa terburu-buru atau dangkal

Pernahkah Anda menyadari obrolan menjadi sopan tetapi dangkal?

Mereka menjawab pertanyaan Anda, memberi Anda informasi terkini, bahkan mungkin berbagi sedikit tawa, tetapi tidak ada lagi kedalamannya.

Ketika hal ini terjadi, sering kali karena mereka tidak terlibat secara emosional. Mereka mungkin merasa terkuras, tidak sabar, atau bahkan tidak nyaman selama percakapan panjang.

  1. Mereka menghindari menghabiskan waktu bersama

Mungkin mereka akan mampir sebentar, tetapi kunjungan menginap atau liburan tampaknya semakin pendek dan jarang.

Ketika kehadiran Anda terasa seperti beban, anak-anak mungkin mulai mencari alasan untuk mempersingkat kunjungan.

  1. Mereka tampak kesal ketika Anda meminta bantuan

Setiap orang tua butuh bantuan. Namun jika permintaan Anda ditanggapi dengan desahan, gelengan mata, atau tanggapan singkat, itu merupakan indikator menyakitkan dari ketegangan emosional.

Anak-anak mungkin tidak menganggap reaksi mereka menyakitkan, tetapi reaksi tersebut berbicara banyak hal.

Dan jika Anda merasa ragu untuk meminta bantuan karena takut mengganggu mereka, itu merupakan tanda bahaya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore