Ilustrasi parenting bersama. (Freepik/v.ivash)
JawaPos.com – Kemajuan teknologi dengan hadirnya Artificial Intelligence (AI) memang sangat membantu masyrakat. Tak terkecuali untuk mendapatkan informasi tentang pengasuhan anak atau parenting.
Hanya dengan bertanya pada AI, orang tua sudah bisa mendapatkan informasi tentang pengasuhan anak. Namun timbul pertanyaan, sejauh mana informasi yang diberikan AI ini bisa menjawab atau memenuhi apa saja yang dibutuhkan anak?
Diungkapkan Psikolog Ayoe Soetomo, pola asuh yang diterapkan orang tua saat ini memang dipengaruhi dan tidak bisa dipisahkan dari perkembangan teknologi. Salah satunya Artificial Intelligence (AI) ini.
Sebenarnya, sah-sah saja jika orang tua bertanya dan mencari solusi untuk anak lewat AI. Tapi, harus diingat bahwa kondisi setiap anak sangat spesifik. Sehingga, perlu sikap kritis ketika mendapatkan sebuah informasi untuk anak.
“Kalau untuk kasus yang ringan mungkin tidak masalah bertanya ke AI, tapi kalau sudah masalah emosi yang dalam, penanganannya sangat tailor made dan perlu langsung konsultasi langsung ke ahli,” ujar Ayoe dalam perayaan ulang tahun ke-8, Teman Bumil, dengan tema Bertumbuh Bersama Teman Bumil dan Parenting.
Dalam kesempatan yang sama, diungkapkan Dokter spesialis anak, dr. Melia Yunita SpA, menambahkan banyaknya informasi yang beredar kadang membuat masalah semakin rumit. Bahkan, ungkap dr. Melia, untuk dosis susu formula anak pun ada orang tua tanya ke platform AI dan kerap tidak tepat.
“Ini pun menjadi tantangan di bidang kesehatan anak di Indonesia masih sangat kompleks, tidak hanya masalah. Tak hanya soal gizi kronis maupun persoalan vaksin yang belum merata,” ujarnya.
Bertanya pada Platform Komunitas Beserta Ahli
Selain bertanya pada AI, bergabung dalam platform komunitas yang didalamnya terdapat ahli seperti dokter dan psikolog juga bisa menjadi ‘penyaring’ informasi tentang kebutuhan anak.
Menutur Psikolog Ayoe, platform seperti Teman Bumil misalnya, bisa menjadi alternatif buat para orang tua untuk mencari informasi seputar pengasuhan anak. Sebab, sudah pasti informasinya bisa dipertanggungjawabkan karena bersumber dari ahli yang kompeten.
“Setidaknya di masa yang penuh hoax di mana-mana, ada platform yang memang menjaminkan bahwa informasi yang disampaikan itu benar, tepat dan kredibel karena sumbernya jelas,” tegas Ayoe.
Senada dengan Psikolog Ayoe, dr. Melia pun mengungkapkan platform seperti ini, sangat membantu para orang tua sebagai informasi awal yang bersumber dari expert, sebelum mereka pergi ke dokter atau psikolog.
Sementara itu, VP PT Global Urban Esensial, Mohamad Salahuddin pun mengatakan, survei yang dilakukan oleh Teman Bumil menunjukkan salah satu ketakutan terbesarorang tua di masa kini adalah menghadapi perubahan dunia yang serba cepat dan serba digital. Untuk itu, Teman Bumil merasa pelru mendampingi orang tua, dengan memberikan informasi yang benar, aman, dan bisa dipertanggungjawabkan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
