Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Januari 2026, 19.29 WIB

8 Ucapan Orang Tua yang Tanpa Disadari Menjadi Luka Emosional Seumur Hidup pada Anak

Ilustrasi orang tua yang memarahi anaknya. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang tua yang memarahi anaknya. (Freepik)

JawaPos.Com - Kata-kata orang tua memiliki kekuatan yang jauh melampaui niat di balik pengucapannya. 

Dalam masa tumbuh kembang, suara orang tua menjadi rujukan utama bagi anak untuk memahami siapa dirinya dan seberapa berharganya ia di dunia ini. 

Ucapan yang terlontar dalam kondisi lelah, marah, atau frustrasi bisa tertanam jauh lebih dalam daripada yang disadari.

Sering kali, orang tua bermaksud mendidik atau menegur, namun pilihan kata yang keliru justru meninggalkan bekas emosional yang bertahan lama. 

Luka ini tidak selalu terlihat di permukaan, tetapi memengaruhi cara anak membangun kepercayaan diri, relasi, dan pandangan terhadap diri sendiri. 

Dilansir dari Geediting, inilah delapan ucapan orang tua yang tanpa disadari dapat menjadi luka emosional seumur hidup bagi anak.

1. “Kamu selalu bikin masalah.”

Ucapan ini memberi label negatif yang melekat kuat pada identitas anak. 

Ketika kata “selalu” digunakan, anak belajar melihat dirinya sebagai sumber masalah, bukan sebagai individu yang sedang belajar dari kesalahan.

Seiring waktu, label ini dapat berkembang menjadi keyakinan bahwa dirinya memang bermasalah. 

Anak tumbuh dengan rasa bersalah yang berlebihan dan kecenderungan menyalahkan diri sendiri, bahkan dalam situasi yang tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

2. “Kenapa kamu tidak bisa seperti anak orang lain?”

Perbandingan dengan orang lain sering meninggalkan luka mendalam. 

Ucapan ini menyampaikan pesan bahwa anak tidak cukup baik sebagaimana dirinya sekarang.

Dampaknya bukan sekadar rasa cemburu atau sedih sesaat, melainkan tumbuhnya perasaan tidak layak. 

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore