Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 November 2025, 20.31 WIB

Gelar Sapa Sekolah, Kemendikdasmen Perkenalkan Rumah Pendidikan untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Kemendikdasmen perkenalkan Rumah Pendidikan, platform digital untuk tingkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. (Dok Kemendikdasmen) - Image

Kemendikdasmen perkenalkan Rumah Pendidikan, platform digital untuk tingkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. (Dok Kemendikdasmen)

JawaPos.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkenalkan Rumah Pendidikan, sebuah platform digital yang disebut mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah melalui program Sapa Sekolah.

Program ini digelar Pusdatin Kemendikdasmen bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan telah menyapa sejumlah sekolah, mulai dari SMPN 102, SMPN 111, SMPN 95, SMPN 28, hingga SDN 01 Petir Jakarta.

Sapa Sekolah dirancang untuk mengenalkan Rumah Pendidikan sebagai fasilitas pembelajaran terpadu yang menyediakan materi, video, game edukatif, hingga laboratorium maya. Platform ini diharapkan menjadi penunjang pembelajaran mendalam yang lebih efektif, menarik, dan mudah diakses oleh guru serta murid.

Kepala Pusdatin Kemendikdasmen, Yudistira Nugraha, mengatakan bahwa Sapa Sekolah merupakan bagian dari penguatan program Digitalisasi Pembelajaran yang belum lama ini diluncurkan Presiden dan Menteri Kemendikdasmen.

“Program ini mendorong guru dan murid untuk mencintai ilmu serta menciptakan suasana pembelajaran yang mindfulness, meaningful, dan joyful,” ujarnya saat kegiatan di SMPN 28 Jakarta, dikutip JawaPos.com Minggu (30/11).

Ia juga menjelaskan bahwa SMPN 28 merupakan Sekolah Laboratorium Pancasila yang satu-satunya di Indonesia menjadi rujukan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan belajar. Yudistira menyebut Laboratorium Pancasila dapat menjadi bagian dari Rumah Pendidikan dan berpotensi memberi dampak nasional.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat, Ade Riswanto, menambahkan bahwa kolaborasi dengan Pusdatin melalui Sapa Sekolah menjadi peluang besar untuk mendorong guru lebih kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi.

Ia berharap ilmu yang diperoleh guru dapat diteruskan ke sekolah masing-masing agar mutu pembelajaran semakin meningkat.

Kepala SMPN 28 Jakarta, Ujang Supriyana, juga berharap program ini digelar secara rutin. Menurutnya, Rumah Pendidikan memberi ruang bagi guru untuk terus berkarya dan berinovasi dalam pengembangan pembelajaran yang bisa dimanfaatkan secara nasional.

Rumah Pendidikan Jadi Pendorong Semangat Belajar

Fatmawati, Wali Kelas 9E SMPN 28 Jakarta, menyambut positif platform Rumah Pendidikan. Ia menyebut platform ini sangat membantu karena menyediakan materi, video pembelajaran, game edukatif, hingga Lab Maya dalam satu sistem.

“Pembelajaran jadi lebih interaktif dan mudah dilakukan,” katanya.

Wali Kelas 9C, Wahyu Kurniawan, menilai Rumah Pendidikan membuat proses belajar jauh lebih hidup karena memungkinkan interaksi dua arah antara guru dan murid. Ia menyebut anak-anak terlihat jauh lebih antusias dan bisa mengeksplorasi lebih banyak hal melalui fitur game edukatif.

Para siswa juga merasakan dampaknya. Saman Alfarabi, peserta didik kelas 9E, mengatakan platform Ruang Murid membuatnya lebih berani berpendapat dan berinteraksi dengan guru. Sementara Qeanu Aliandra Mikail dari kelas 9F merasa pembelajaran jauh lebih menarik karena visual materi yang lebih jelas serta variasi metode belajar yang lebih seru.

Qeanu juga menegaskan bahwa ia lebih menyukai pembelajaran berbasis Rumah Pendidikan dibanding metode tradisional papan tulis karena lebih variatif dan menyenangkan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore