
Ilustrasi Seleksi Nasional berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com - Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali membuka peluang bagi putra-putri terbaik bangsa untuk bergabung melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Jalur ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki rekam jejak akademik kuat dan prestasi konsisten selama di bangku SMA/SMK/MA atau sederajat.
Bagi kamu yang mengincar salah satu kampus teknik dan sains terbaik di Indonesia ini, memahami syarat dan sistem penilaiannya jadi langkah awal yang wajib dilakukan.
SNBP ITB 2026 dibuka untuk seluruh program sarjana di semua Fakultas dan Sekolah yang ada di ITB.
Pilihan program tersebut dikelompokkan berdasarkan keserumpunan keilmuan, sehingga peserta diharapkan memilih sesuai latar belakang akademik dan kesiapan mata pelajaran yang telah ditempuh selama sekolah.
Kesempatan mendaftar SNBP ITB terbuka bagi siswa SMA/SMK/MA atau sederajat yang akan lulus pada tahun 2026.
Selain status kelulusan, calon peserta juga harus memiliki rekam jejak prestasi akademik yang baik, karena jalur ini menitikberatkan penilaian pada konsistensi nilai rapor.
ITB menerima peserta dari seluruh kurikulum atau program sekolah nasional. Artinya, baik siswa SMA, SMK, maupun MA tetap memiliki peluang yang sama selama memenuhi kriteria penilaian yang ditetapkan.
Untuk informasi teknis terkait prosedur dan syarat pendaftaran, peserta dapat mengakses laman resmi SNPMB.
Dalam SNBP 2026, ITB tidak menggunakan sistem tes tertulis. Proses seleksi sepenuhnya dilakukan melalui penilaian dokumen dan rekam jejak peserta. Ada beberapa aspek utama yang menjadi dasar penilaian.
Pertama adalah rekam jejak akademik, yang dilihat dari nilai hasil belajar atau rapor selama menempuh pendidikan di tingkat sekolah menengah atas atau sederajat.
Konsistensi nilai dan relevansi mata pelajaran dengan program studi pilihan menjadi poin penting dalam penilaian ini.
Kedua, ITB juga mempertimbangkan prestasi akademik dan nonakademik, terutama bagi siswa yang berhasil meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi ini dapat menjadi nilai tambah yang signifikan dalam proses seleksi.
Khusus bagi pendaftar yang memilih Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD), terdapat tambahan penilaian berupa portofolio Seni Rupa.
Portofolio ini menjadi bukti kemampuan dan keterampilan calon mahasiswa di bidang seni yang dipilih.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
