Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Oktober 2025, 01.36 WIB

Sidang Kabinet Paripurna Satu Tahun Pemerintahan Prabowo Penuh Canda, Kelakar Ajak Menteri Kabinet Merah Putih Retreat Lagi

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Seskab Teddy Indrawijaya dan Menlu Sugiono menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10). (Istimewa) - Image

Presiden RI Prabowo Subianto bersama Seskab Teddy Indrawijaya dan Menlu Sugiono menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza di Sharm el-Sheikh, Mesir, Senin (13/10). (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10), dalam rangka memaparkan capaian kinerja satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Suasana sidang berlangsung hangat ketika Prabowo membuka pidatonya dengan nada penuh canda.

Dengan wajah tersenyum, Prabowo mengenang momen pelantikannya sebagai Presiden RI setahun silam.

“Kita bersyukur dapat melaksanakan sidang kabinet paripurna pada 20 Oktober 2025, yaitu tepat satu tahun saya dilantik dan disumpah di MPR sebagai Presiden Republik Indonesia. Karena itu, saya kira saudara-saudara, tepatlah kita berkumpul untuk melihat apa yang sudah kita kerjakan satu tahun ini,” kata Prabowo.

Prabowo kemudian bercerita bahwa sehari setelah dilantik, dirinya langsung melantik para menteri, wakil menteri, serta kepala badan. Tak lama kemudian, seluruh anggota Kabinet Merah Putih menjalani retreat kabinet di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk memperkuat kekompakan dan semangat kerja tim.

Dengan nada berseloroh, Prabowo lantas mengajak para menterinya untuk kembali menggelar kegiatan serupa.

“Saya berpikir mungkin satu tahun perlu juga retreat lagi. Rupanya saudara-saudara nostalgia ingin tinggal di tenda,” ucap Prabowo yang langsung disambut tawa riuh para menteri.

Di tengah suasana akrab itu, Prabowo menekankan pentingnya kerja sama antaranggota kabinet. Ia mengibaratkan kabinet sebagai sebuah tim sepak bola di mana setiap anggota memiliki peran penting.

“Kalau kita ibarat tim sepak bola, saya mungkin dianggap sebagai manajer atau pelatih, dan saudara-saudara adalah para pemain. Ada yang striker, ada yang bertahan, ada juga yang masih cadangan, menunggu kapan diperankan secara maksimal,” ujar Prabowo.

Ia menegaskan bahwa soliditas dan kekompakan adalah kunci untuk mewujudkan visi besar pemerintahan.

“Yang penting, semua bekerja dengan semangat dan tujuan yang sama, yaitu untuk rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore