Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 November 2025, 23.56 WIB

Said Abdullah Soroti Dominasi Pemilih Baby Boomers PDIP di Jatim, Sasar Gen Z dan Milenial Lewat Kedisiplinan Kader

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur, Said Abdullah, menanggapi hasil survei terbaru yang menunjukkan citra partainya meraih angka 57,5 persen di Jawa Timur (Jatim). Survei tersebut juga mencatat tingkat loyalitas pemilih PDIP di Jatim mencapai 88,2 persen, termasuk salah satu yang tertinggi secara nasional.

Namun, Said menilai capaian itu sekaligus menjadi alarm strategis bagi partainya. Survei menunjukkan komposisi pemilih PDIP di Jawa Timur masih didominasi kelompok usia Gen X dan Baby Boomers sebesar 54,3 persen. Sementara porsi pemilih muda, yakni Gen Z dan Milenial, baru berada di angka 35,7 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional.

“Kita tidak boleh lengah. Pemilih senior setia, tetapi masa depan politik berada di tangan pemilih muda. Regenerasi pemilih harus dipersiapkan dengan cara yang tepat," kata Said dalam keterangannya, Senin (24/11).

Said menegaskan, PDIP Jatim akan memperkuat fokus kerja pada isu-isu ekonomi dasar, mulai dari stabilitas harga pangan, perlindungan pekerja informal, penguatan petani kecil, hingga dukungan bagi UMKM. Menurutnya, partai harus hadir pada kebutuhan paling nyata masyarakat.

“Partai harus hadir di ruang dapur rakyat. Politik yang jauh dari persoalan ekonomi sehari-hari tidak akan mendapat tempat di hati warga,” ucapnya.

Ia juga menyebut, PDIP Jatim akan memperluas pendekatan berbasis data, edukasi politik modern, dan perluasan ruang dialog kreatif untuk menarik pemilih rasional hingga generasi muda. 

“Tidak ada generasi yang boleh terlewat. Semua lapisan harus kita rangkul dengan pendekatan yang sesuai kebutuhan mereka,” tutur Said.

Di sisi komunikasi publik, Said menyatakan Unit Media PDIP Jatim yang telah berjalan selama 18 tahun akan menjadi ujung tombak strategi digital. Unit tersebut akan difungsikan sebagai pusat produksi konten digital, penyampaian rekam jejak keberhasilan program kerakyatan seperti BPJS Kesehatan dan Dana Desa, sekaligus pusat monitoring isu publik.

“Inilah saatnya Unit Media kita mengambil peran strategis. Bukan sekadar dokumentasi, tetapi sebagai mesin narasi yang membentuk persepsi publik secara positif dan terukur,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said menekankan PDIP Jatim akan memperkuat kedisiplinan kader, menegakkan standar integritas di seluruh tingkatan, serta menyinkronkan kerja kader legislatif dan eksekutif agar program kerakyatan dapat berjalan konsisten.

“Rakyat ingin bukti, bukan klaim. PDI Perjuangan Jawa Timur akan memastikan seluruh kader bekerja dengan integritas dan keberpihakan yang jelas kepada rakyat,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore