Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Desember 2025, 00.52 WIB

Ketum PPP Mardiono Tekankan Peran Ulama Dalam Menjaga Kepemimpinan Politik dan Keagamaan

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono bersilaturahmi  bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam di Nusa Tenggara Timur (NTT). - Image

Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono bersilaturahmi bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono mendapat dukungan moral dari para ulama Nusa Tenggara Timur (NTT) saat bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam setempat.

Dalam pertemuan itu, Ketua MUI NTT KH Muhamad Wongso secara terbuka menyatakan dukungan terhadap kepemimpinan Mardiono dalam mengembangkan PPP, sekaligus memperkuat peran umat dalam perpolitikan nasional.

Menurutnya, kehadiran Mardiono menunjukkan terjalinnya hubungan erat antara ulama dan umara. Ia menilai keterbukaan dialog yang dibangun Mardiono merefleksikan kepemimpinan yang inklusif dan jujur.

“Terima kasih kepada Pak Mardiono. Tidak ada hal yang disembunyikan dalam Republik ini ketika ulama dan umara saling terbuka. Inilah bentuk kerja sama yang diwariskan para pendahulu,” kata Wongso kepada wartawan, Minggu (30/11).

Ia menyampaikan dukungan langsung terhadap Mardiono sebagai Ketum PPP, sembari memberikan pesan agar Mardiono tetap teguh menghadapi dinamika politik.

“Dalam politik ada intrik-intrik. Itu tidak boleh dijadikan kendala bagi Bapak. Justru harus menjadi wahana menjaga dan membesarkan PPP ke depan. PPP jaya, umat bahagia,” ucapnya.

Sementara, Ketua Umum PPP Mardiono menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari para ulama. Menurutnya, PPP sebagai partai berbasis keislaman tetap menjadikan ulama sebagai mitra strategis dalam memperjuangkan kepentingan umat.

“PPP lahir dari rahim ulama. Nasihat dan dukungan para ulama di NTT ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan politik yang meneduhkan, konstruktif, dan bermanfaat bagi umat,” ujar Mardiono.

Mardiono juga menekankan, kerja sama para umara merupakan pilar penting untuk menjaga persatuan bangsa, terutama di daerah multikultural seperti NTT.

Ia tak memungkiri, para ulama dapat menjadi dialog mengenai program pemerintah dan isu-isu keumatan, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah dan ormas Islam dalam membangun Tanah Air.

"Dukungan moral ini mempertegas hubungan harmonis antara kepemimpinan politik dan keagamaan dalam memperkuat moderasi beragama serta stabilitas politik nasional," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore