Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Januari 2026, 14.35 WIB

Legislator PDIP Senang Kapal RS Apung Malahayati Mampu Respons Keterbatasan Akses Kesehatan Warga Terdampak Bencana di Tapteng

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, merespons kehadiran Kapal RS Apung Malahayati di wilayah terdampak bencana Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. - Image

Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, merespons kehadiran Kapal RS Apung Malahayati di wilayah terdampak bencana Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

JawaPos.com - Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapal Rumah Sakit (RS) Apung Laksamana Malahayati di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut). Menurutnya, keberadaan kapal tersebut menjadi jawaban konkret atas keterbatasan akses layanan kesehatan yang selama ini dialami masyarakat, khususnya di wilayah yang hanya dapat dijangkau melalui jalur laut.

Marinus menyebut, Kapal RS Apung Malahayati merupakan wujud nyata komitmen PDIP dalam menghadirkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah terpencil dan pesisir.

“Kapal Malahayati ini dipersembahkan untuk rakyat oleh Ibu Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Kapal ini hadir untuk menjawab tantangan keterbatasan akses layanan kesehatan masyarakat,” kata Marinus kepada wartawan, Kamis (22/1).

Ia merasa terkesan dengan antusiasme warga Tapanuli Tengah yang memanfaatkan layanan kesehatan sejak hari pertama kapal bersandar. Tingginya animo masyarakat menjadi bukti bahwa layanan kesehatan gratis yang disediakan sangat dibutuhkan.

“Kita melihat langsung bahwa pelayanan kesehatan ini sangat dibutuhkan, terutama oleh masyarakat yang belum mampu atau belum terjangkau oleh layanan kesehatan negara,” ujarnya.

Marinus menambahkan, sebelum berlabuh di Tapanuli Tengah, Kapal RS Apung Laksamana Malahayati telah melayani masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Salah satunya di Aceh, yang terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025 lalu.

Kapal RS Apung Laksamana Malahayati dijadwalkan berada di Kabupaten Tapanuli Tengah hingga 24 Januari 2026. Selama beroperasi, kapal ini menyediakan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, layanan dokter spesialis, operasi ringan, hingga sistem rujukan ke rumah sakit terdekat bagi pasien yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Dengan dukungan peralatan medis yang memadai untuk pelayanan kesehatan dasar dan operasi kecil, Kapal RS Apung Laksamana Malahayati diharapkan terus menjadi solusi nyata dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore