Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Februari 2026, 00.00 WIB

PKB Tegaskan Tidak Campuri Urusan Internal NU, Hormati Kemandirian 

Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri. (PKB)

JawaPos.com - Wakil Ketua Umum DPP PKB Hanif Dhakiri menilai Nahdlatul Ulama (NU) memiliki peran penting bagi bangsa. PKB pun mempunyai ikatan historis dan ideologis yang tidak terpisahkan dari NU. Seperti halnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menyebut PKB sebagai telurnya NU.

Hal itu disampaikan Hanif dalam diskusi publik bertajuk Transformasi Nahdlatul Ulama Memasuki Abad Kedua di Jakarta, Kamis (5/2). Kegiatan ini ditujukan untuk merawal warisan ulama sekaligus membuka pemikiran bagi masa depan NU.

“Sebagai anak, PKB tidak mungkin lepas tangan. Namun cinta tidak berarti mencampuri. PKB menghormati penuh kemandirian NU dan tidak masuk ke urusan internal,” kata Hanif.

Dia menilai, dinamika yang terjadi di NU harus menjadi momentum konsolidasi dan pembaruan. Baik aspek kelembagaan, tata kelola, maupun kepemimpinan.

“NU adalah pilar moderasi Islam, perekat sosial, dan penyangga moral bangsa. Jika NU melemah, baik secara kelembagaan, konsolidasi, maupun arah kepemimpinan, risikonya bukan hanya bagi warga NU, tetapi juga bagi stabilitas dan masa depan Indonesia,” imbuhnya.

Langkah ini juga sejalan dengan tujuan para pendiri NU. Yakni melayani umat, menjaga bangsa, dan menjadi sumber kebijaksanaan.

“NU terlalu besar untuk terseret kepentingan sempit. NU penting bagi negara, penting bagi pemerintah, dan penting bagi masa depan Indonesia. Menjaga NU tetap kuat, relevan, dan bersatu adalah kepentingan bersama,” tegasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore