Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 Februari 2026, 04.07 WIB

Kembangkan Skema Kredit Pengembang Perumahan Dukung Debitur KPR Informal

Ilustrasi rumah sederhana yang banyak diminati konsumen. - Image

Ilustrasi rumah sederhana yang banyak diminati konsumen.

JawaPos.com - Skema pembiayaan untuk mendukung pembanguna perusahaan semakin luas. Terbaru, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menyiapkan Kredit Pengembang Perumahan (KPP), selain skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Skema KPP ditujukan untuk mendorong pengembang, khususnya developer kecil dan startup developer di daerah, agar lebih siap dalam menyiapkan lahan dan proyek perumahan.

Hingga kini, BTN telah bekerja sama dengan lebih dari 10.000 mitra developer di seluruh Indonesia untuk dapat mengejar target 210 ribu unit rumah subsidi, termasuk penyediaan rumah sektor informal.

“Lebih dari 10 ribu mitra kita di seluruh Indonesia, kita siapin untuk mereka mulai dari mempersiapkan lahan, mempersiapkan proyek, supaya target 210 ribu berjalan. Karena kami melihat segmen pekerja informal sebagai potensi pasar baru bagi rumah subsidi," kata Direktur Consumer and Commercial Landing BTN Hirwandi Gafar di sela-sela BTN Expo di Jakarta, Sabtu (31/12/2026).

BTN Expo 2026 menjadi momen penutup rangkaian BTN Housingpreneur dan bukan sekadar pameran properti. Lebih dari itu, BTN Expo menjadi platform ekosistem yang menyatukan akses peluang usaha, pengembangan karier, hingga solusi finansial bagi masyarakat.

Hasil BTN Housingpreneur 2025 dinilai sangat menggembirakan. Program ini mencatat 1.170 submission dan melahirkan 58 inovator baru yang kreatif, visioner, dan solutif. Mayoritas peserta merupakan startup anak muda dengan ide-ide segar, terutama terkait pemanfaatan teknologi di sektor perumahan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore