
Jarrad Branthwaite bisa jadi opsi terbaik untuk menambah kedalaman lini belakang Chelsea. (AP Photo/Jon Super)
JawaPos.com–Chelsea memasuki musim awal musim 2025/2026 dengan menyadari bahwa mereka kekurangan opsi bek tengah. Terutama karena cedera ACL yang dialami Levi Colwill selama pramusim.
Absennya bek internasional Inggris berusia 22 tahun itu merupakan pukulan telak bagi skuad asuhan Enzo Maresca. Levi Colwill tampil impresif dalam dua musim terakhir sebagai pemimpin jantung pertahanan di Stamford Bridge.
Meskipun ada upaya untuk menjajaki rekrutan baru di lini pertahanan pada bursa transfer musim panas lalu, klub London Barat ini akhirnya gagal mencapai kesepakatan. Maresca tetap menginginkan seorang bek tengah.
Di atas kertas, unit pertahanan tengah Chelsea tampak sangat lengkap. Dengan kehadiran Wesley Fofana, Benoit Badiashile, Axel Disasi, Trevoh Chalobah, Tosin Adarabioyo, dan Josh Acheampong. Namun, situasinya saat ini berbalik 180 derajat.
Fofana didiagnosis gegar otak, sementara Adarabioyo masih bermasalah dengan otot betis. Yang terbaru, Badiashile dan Acheampong harus meninggalkan lapangan ketika The Blues menang atas Liverpool.
Absennya Colwill dari skuad utama masih membuat Maresca kehilangan keseimbangan di jajaran pertahanan. Kesempatan Chelsea untuk mendapat bala bantuan baru, yang terdekat adalah bursa transfer Januari.
Dengan skuad Maresca berkompetisi di Liga Inggris, piala domestik, dan Liga Champions yang harus dijalani, kedalaman dan kualitas di jantung pertahanan akan menjadi vital untuk segera diperbaiki. Berikut tiga opsi bek tengah yang bisa direkrut The Blues musim dingin mendatang.
Branthwaite, yang baru berusia 23 tahun menjadi pilihan menarik bagi Chelsea untuk memperkuat bek tengah di bursa transfer musim dingin. Meskipun usianya masih muda, pemain Inggris ini telah mengumpulkan pengalaman berharga di Liga Inggris bersama Everton.
Branthwaite menunjukkan perpaduan ketenangan saat menguasai bola dan fisik tinggi menjulang yang menjadi krusial bagi bek tengah modern. Kemampuan membaca permainan dipadukan kehebatan duel udara, menjadikannya sosok yang andal di jantung pertahanan.
Dia juga mampu menghadapi pertarungan intensitas tinggi melawan beberapa penyerang top di liga. Bagi Chelsea, di tengah kebutuhan untuk memperkuat lini belakang dengan visi jangka panjang, Branthwaite menawarkan profil yang cocok untuk kebutuhan tersebut.
Namun, Chelsea tidak akan sendirian dalam upaya mereka untuk merekrut Branthwaite. Berbagai laporan telah mengaitkan bek Everton tersebut dengan Liverpool dan Manchester United, yang juga mempertimbangkan kemungkinan transfer musim dingin ini.
Pilihan berikutnya adalah Diomande, sosok bek tengah dinamis berusia 21 tahun dari Sporting CP. Pemain berpaspor Pantai Gading ini menjadi kandidat ideal untuk memperkuat pertahanan Chelsea di bursa transfer musim dingin.
Bek tengah setinggi 190 cm ini memiliki kelebihan dalam kombinasi fisik tinggi dan atletik, serta visi, dan kecepatannya yang impresif, membuat Diomande sangat cocok untuk tuntutan sepak bola Liga Inggris.
Kehebatan duel udara dan kenyamanannya dalam menguasai bola memungkinkannya mendominasi baik dalam fase bertahan maupun memulai membangun serangan. Jadi, ia akan sangat cocok dengan gaya pertahanan yang dicita-citakan Enzo Maresca.
Pengalaman Diomande di Sporting CP, termasuk pengalaman di kompetisi Eropa, telah mempercepat perkembangannya dan mematangkan pemahamannya tentang berbagai sistem taktis.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
