Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Oktober 2025, 18.41 WIB

5 Analisis Kekalahan Indonesia dalam Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 4 Kontra Zona Asia Arab Saudi

Tim Nasional Indonesia (Instagram @kevindiks2)

JawaPos.com  Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.

Pertandingan berlangsung sengit dengan drama penalti, VAR, hingga kartu merah yang mewarnai jalannya laga. Meskipun tampil berani dan agresif, Indonesia harus menerima kekalahan setelah berjuang hingga menit akhir.

Berikut 5 analisis terkait kekalahan Indonesia atas Arab Saudi dalam kualifikasi piala dunia round 4 zona Asia, seperti dilansir dari laman resmi Kita Garuda pada Jum'at (10/10).

1. Start Positif Indonesia Belum Cukup untuk Mengamankan Kemenangan

Indonesia memulai pertandingan dengan intensitas tinggi dan langsung menekan pertahanan Arab Saudi. Gol cepat Kevin Diks melalui titik penalti sempat memberi harapan besar bagi skuad Garuda. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena tuan rumah mampu menyamakan kedudukan lewat serangan jarak jauh.

2. Pertahanan Indonesia Belum Konsisten Menghadapi Tekanan Lawan

Lini belakang Indonesia tampak kesulitan menahan pergerakan cepat para penyerang Arab Saudi. Beberapa kesalahan kecil di area bertahan membuat lawan mendapatkan peluang berbahaya. Dua gol tambahan yang dicetak Feras Al Brikan menjadi bukti lemahnya koordinasi pertahanan Garuda di babak kedua.

3. VAR dan Penalti Jadi Titik Balik Jalannya Pertandingan

Penggunaan VAR dua kali berperan penting dalam hasil akhir pertandingan ini. Indonesia unggul lebih dulu lewat penalti setelah handball pemain Arab, namun kemudian ganti dirugikan dengan penalti untuk lawan. Momen-momen tersebut menjadi titik balik yang mengubah dinamika permainan di lapangan.

4. Perubahan Taktik Patrick Kluivert Belum Efektif Mengubah Skor

Masuknya pemain seperti Eliano Reijnders dan Ole Romeny menambah variasi serangan, tetapi efektivitas di depan gawang masih rendah. Indonesia menciptakan sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir kerap melenceng atau ditepis kiper Arab Saudi. Strategi ofensif di babak kedua belum mampu menembus pertahanan rapat tuan rumah.

5. Mental dan Fokus Menjadi Catatan Penting untuk Laga Selanjutnya

Meskipun kalah, performa Indonesia menunjukkan semangat juang tinggi hingga menit akhir. Dua gol Kevin Diks menunjukkan keberanian tim dalam menghadapi tekanan di markas lawan. Namun, konsentrasi dan ketenangan dalam situasi genting perlu ditingkatkan menjelang laga berikutnya melawan Irak pada 12 Oktober 2025.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore