Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Oktober 2025, 23.38 WIB

Norwegia Terancam Sanksi FIFA Setelah Tampilkan Dukungan Palestina secara Terbuka Saat Lawan Israel

Tim Nasional Norwegia (Instagram @herrelandslaget)

JawaPos.com – Tim nasional Norwegia berpotensi menghadapi hukuman dari FIFA setelah menampilkan dukungan terhadap Palestina sebelum pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Israel di Stadion Ullevaal, Oslo.

Dilansir dari laman Sport Bibble pada Senin (13/10), Dalam laga tersebut, Erling Haaland mencetak hat-trick untuk membawa Norwegia menang 5-0.

Namun, insiden di luar dan di dalam stadion menjadi sorotan utama FIFA karena dianggap melanggar aturan yang melarang unsur politik dalam sepak bola.

Sebelum pertandingan dimulai, sejumlah bendera Palestina berkibar di tribun penonton disertai spanduk bertuliskan “Biarkan anak-anak hidup.” Aksi tersebut juga diiringi dengan teriakan “Bebaskan Palestina” yang menggema di stadion.

Tindakan itu dinilai bertentangan dengan peraturan FIFA yang melarang slogan, simbol, atau gestur bernuansa politik, ideologis, ofensif, atau diskriminatif.

Norwegia dikenal sebagai salah satu negara yang paling vokal menentang agresi di Gaza dan bahkan sempat menyerukan agar Israel dikeluarkan dari kompetisi internasional.

Situasi ini memperburuk posisi mereka di mata FIFA yang tengah menegakkan aturan netralitas di ajang sepak bola. Otoritas sepak bola dunia tersebut menegaskan bahwa pelanggaran ini dapat berujung pada denda besar, penutupan stadion, atau bahkan pembatalan hasil pertandingan.

Sementara itu, protes besar-besaran juga terjadi di luar stadion sebelum laga dimulai. Ratusan pengunjuk rasa pro-Palestina melakukan pawai dari gedung parlemen Norwegia menuju stadion nasional sambil membawa bendera dan menyalakan suar.

Aparat keamanan memperketat penjagaan dan mengurangi jumlah penonton yang diizinkan masuk untuk mencegah gangguan lebih lanjut.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyerukan ketenangan di tengah meningkatnya ketegangan politik menjelang pertandingan tersebut.

Infantino menegaskan bahwa meskipun isu ini melampaui ranah olahraga, sepak bola tetap harus dijaga agar tidak digunakan sebagai wadah ekspresi politik.

“Tentu saja ini melampaui sepak bola, tetapi sepak bola juga harus tetap netral,” ujar Infantino seperti dikutip pada Sport Bibble.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore