
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti. (YouTube Diario AS)
JawaPos.com-Pelatih Carlo Ancelotti menyoroti keseimbangan mental setelah kekalahan Brasil 2-3 dari Jepang pada laga persahabatan. Dia mengakui performa kontras timnya pada babak pertama dan kedua.
Dilansir dari kanal youtube Diario AS, pada Selasa (14/10), Ancelotti menyebut keseimbangan dan kolektivitas tim penting sebagai kunci utama. Hal itu tak terlihat dalam pertandingan melawan Jepang.
"Kekalahan ini, meski menyakitkan, merupakan bagian penting dari proses persiapan menuju Piala Dunia," ujar Ancelotti, saat konferensi pers pasca pertandingan.
Ancelloti dengan tegas membantah pandangan, terkait kesalahan individu yang dilakukan oleh pemain secara otomatis akan mempengaruhi posisi mereka dalam daftar skuad final Piala Dunia 2026.
Menurut dia, kesalahan adalah bagian dari permainan dan yang penting adalah bagaimana tim bereaksi. Bukan hanya siapa yang melakukan kesalahan.
"Kesalahan tersebut sebagai kesempatan untuk menguji dan memperkuat reaksi tim secara keseluruhan serta menjaga keseimbangan mental yang dianggap lebih vital daripada fokus pada kegagalan individu," papar Ancelotti.
Dia juga mengungkapkan rasa tidak nyaman dan kekecewaan mendalam terhadap hasil ini. Dia menegaskan para pemain tidak ada yang suka menerima kekalahan.
Meski dalam uji coba, kekalahan tetaplah menyakitkan dan harus dijadikan motivasi untuk belajar. Hal ini menunjukkan standar mentalitas juara tetap dipertahankan dan hasil buruk harus disikapi serius sebagai bahan evaluasi yang perlu segera diperbaiki.
