Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 Oktober 2025, 01.23 WIB

Tangis Haru Ruben Amorim Saat Berpisah dengan Sporting CP Terungkap, Momen Emosional Sebelum Tangani Manchester United

Ruben Amorim, Pelatih asal Portugal (X/@FabrizioRomano) - Image

Ruben Amorim, Pelatih asal Portugal (X/@FabrizioRomano)

JawaPos.com - Sebuah video pidato perpisahan Ruben Amorim dengan skuad Sporting CP kini beredar luas, menampilkan momen haru sang pelatih sebelum resmi menerima jabatan sebagai pelatih kepala Manchester United. Amorim, yang menggantikan Erik ten Hag, terlihat menangis saat menyampaikan kata-kata terakhir kepada pada pemainnya.

Perpisahan ini terjadi hampir setahun setelah Amorim menjabat sebagai pelatih Setan Merah. Setelah pengumuman kepindahannya, Amorim sempat memimpin Sporting CP dalam tiga laga terakhir yang ditutup dengan manis. Kemenangan telak 5-1 atas Estrela, kemenangan 4-1 atas Manchester City di Liga Champions, serta comeback dramatis di Braga.

Momen tersebut menjadi penutup yang indah bagi Amorim setelah sukses memberikan dua gelar Primeira Liga. Dalam film dokumenter klub yang mengulas musim 2024/25, terekam jelas bagaimana Amorrim menyampaikan pidato emosionalnya.

"Saya tidak suka perpisahan. Kita akan memenangkan kejuaraan. Tidak ada jalan kembali. Perbedaannya sangat besar, sangat besar," ujar Amorim dikutip melalui laman The Mirror, Sabtu (18/10).

"Apa yang kalian lakukan di babak kedua, wow! Tapi sekarang, apakah akan sulit? Ini akan sulit bagi semua orang. Kalian harus membantu Quaresma, kalian harus membantu Pote, Geny, Ivan, yang tidak pernah bermain, Esgaio. Ini akan sulit," lanjutnya.

"Kita akan memenangkan 'sampah' ini... Kalian luar biasa, jauh lebih baik daripada hari Selasa (melawan City), jauh lebih baik. Apa yang saya rasakan di sini di babak kedua... Gol ketiga, gol keempat, kawan-kawan, itu adalah momen sepak bola terbaik," ujarnya.

Masa Sulit di Old Trafford

Kontras dengan keakraban di Sporting, Amorim dikabarkan belum sepenuhnya menemukan formula terbaik di Manchester United. Setelah finis di peringkat 15 dengan jumlah poin 42 dari 38 pertandingan Premier League serta gagal di final Liga Europa musim sebelumnya, harapan membumbung tinggi menyusul belanja besar-besaran di musim panas.

Sayangnya, Setan Merah memulai musim dengan sulit, yang memicu keraguan atas masa depan Amorim. Namun, sang manajer dapat dukungan penuh dari pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe. Kemenangan 2-0 atas Sunderland sebelum jeda internasional memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen sementara (Arsenal) dengan selisih enam poin.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore