
Aksi protes Real Oviedo dan Espanyol kepada La Liga. (@brfootball/X).
JawaPos.com - Keputusan La Liga untuk menggelar pertandingan resmi di Amerika Serikat menuai penolakan dari para pemain. Aksi protes simbolis pun digelar pada akhir pekan ini di seluruh pertandingan pekan kesembilan liga Spanyol.
Dilansir dari The Guardian (17/10), para pemain La Liga melalui Asosiasi Pemain Sepak Bola Spanyol (AFE) akan melakukan protes terhadap keputusan liga yang memindahkan satu laga reguler ke luar negeri.
Pertandingan yang dimaksud ialah duel antara Barcelona dan Villarreal yang dijadwalkan berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Amerika Serikat pada 21 Desember.
Sebagai bentuk penolakan, para pemain di seluruh klub kasta tertinggi Spanyol bersepakat untuk menghentikan permainan selama 15 detik setelah kick off di setiap pertandingan pekan kesembilan, salah satunya dalam laga Real Oviedo vs Espanyol.
Langkah itu disebut sebagai simbol protes terhadap kurangnya transparansi, dialog, dan konsistensi dari pihak La Liga dalam mengambil keputusan besar seperti ini.
AFE menyebut seluruh kapten dari 20 tim La Liga telah menyetujui bentuk protes itu. Namun, federasi menegaskan tidak meminta pemain Barcelona dan Villarreal ikut terlibat langsung dalam aksi, meskipun keduanya mendukung prinsip di balik gerakan protes yang dilakukan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick juga mengungkapkan kekecewaannya atas keputusan La Liga untuk bermain di Miami.
“Pemain saya tidak senang, saya juga tidak senang, tetapi La Liga sudah memutuskan kami harus bermain di sana,” ujarnya dalam konferensi pers.
Hal senada disampaikan gelandang Frenkie de Jong yang menilai jadwal padat dan perjalanan jauh menambah beban fisik pemain.
Sementara itu, Presiden La Liga, Javier Tebas membela langkah ini dengan alasan ekspansi pasar internasional. Javier Tebas menyebut pertandingan di luar negeri penting untuk meningkatkan pendapatan jangka panjang serta nilai hak siar liga yang masih tertinggal dari Premier League Inggris.
Meskipun dinilai menguntungkan secara komersial, keputusan membawa laga resmi ke Amerika Serikat tampaknya menimbulkan ketegangan antara pemain dan penyelenggara.
Protes di lapangan akhir pekan ini menjadi sinyal kuat bahwa para pemain menuntut suara mereka lebih didengar dalam kebijakan besar sepak bola Spanyol.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
