Antonio Conte ungkap kekecewaan setelah Napoli kalah dua kali di Serie A musim ini. (AP Photo/Frank Augstein)
JawaPos.com – Antonio Conte menegaskan Napoli sudah berjuang keras meski harus mengakui keunggulan Torino 1-0 setelah kesalahan dari Billy Gilmour. Pelatih asal Italia itu mengungkapkan Partenopei terlalu sibuk atau berusaha tampil cantik untuk mencetak gol.
Napoli dihantam badai cedera menjelang pertandingan ini, dengan Scott McTominay dan Rasmus Hojlund masuk daftar pemain yang absen sebelum kick-off, bergabung dengan Stanislav Lobotka, Amir Rrahmani, Romelu Lukaku, dan Nikita Contini.
Matteo Politano dan Alessandro Buongiorno baru fit sudah masuk di bangku cadangan, di mana tendangan melengkung Politano membentur tiang gawang dan disambar oleh Noa Lang dalam posisi offside yang hampir menyamakan kedudukan pada menit akhir.
Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh mantan striker Napoli, Giovanni Simeone, yang memanfaatkan kesalahan Gilmour untuk menghancurkan mantan klubnya pada menit ke-32 setelah Vanja Milinkovic-Savic tak bisa membendungnya.
Setelah pertandingan, Conte mengungkap penyebab kekalahan mengecewakan Napoli ini atas tim kuda hitam Torino dengan mengakui kesalahan yang dibuat oleh timnya sendiri, terutama Gilmor yang menyebabkan gol untuk tim tuan rumah.
"Kami menguasai bola dengan baik dan menciptakan situasi berbahaya sejak babak pertama, tetapi (Napoli) terlalu sibuk berusaha tampil 'cantik' dan pada dasarnya kami memberikan peluang gol (untuk) mereka (Torino)," ujar juru taktik asal Italia itu kepada DAZN Italia.
"Ada lebih banyak energi (untuk menyamakan kedudukan) setelah jeda, tetapi itu tidak cukup. Jadi, selamat untuk Torino, tetapi faktanya kami berhasil mememberikannya (gol untuk lawan) sendiri hari ini," keluh Conte.
Ini adalah kekalahan kedua di Serie A musim ini bagi sang juara bertahan Italia, yang juga kalah 2-1 dari AC Milan pada akhir September lalu. Namun, Conte kembali menegaskan bahwa mereka tidak seharusnya dianggap sebagai favorit Scudetto musim ini.
"Saya sudah mengatakan di awal musim bahwa saya mengenal sepak bola dengan baik, jadi saya berasumsi hal-hal seperti itu wajar untuk dikatakan. Kami sedang membangun sesuatu yang baru di sini."
"Kami harus bekerja keras dan musim kami akan bergantung pada bagaimana para pemain baru berkembang dan meningkat. Kami punya pertandingan setiap tiga hari, kami tidak punya waktu untuk berlatih, jadi kami harus terus meningkatkan kemampuan kami."
Anehnya, hanya dua kemenangan Torino yang diraih musim ini saat melawan pemuncak klasemen Roma dan Napoli, mengukuhkan status mereka sebagai tim pembunuh raksasa calon pesaing Scudetto.
Namun, Partenopei telah menunjukkan masalah serius di lini pertahanan dan kebobolan dalam tujuh pertandingan kompetitif terakhir. Tetapi, dalam kekalahan ini, Conte bersikeras kekalahan timnya disebabkan timnya sendiri, bukan karena para pemain bertahan.
“Kami kebobolan gol yang kami ciptakan sendiri, jadi itu bukan karena (kesalahan lini) pertahanan,” tegas Conte, menyalahkan Gilmour atas kesalahan tersebut.
“Kami selalu harus bekerja sebagai tim, sayangnya hari ini ada pantulan yang secara tidak sengaja mengenai Gilmour, yang secara keseluruhan bermain bagus dan itu memberi umpan kepada Simeone."
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
