
Alex Pastoor dan Thom Haye (Instagram @alex.pastoor)
JawaPos.com – Setelah pemecatan dirinya dari jajaran staf pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor akhirnya buka suara terkait kegagalannya bersama skuad Garuda.
Mantan asisten pelatih asal Belanda itu mengungkapkan 5 pernyataan penting yang menggambarkan pandangannya terhadap kondisi dan target sepak bola Indonesia.
Berikut 5 pernyataan utama Alex Pastoor yang menjadi sorotan publik terkait gagalnya Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, seperti dikutip pada YouTube Channel milik Tommy Desky pada Rabu (22/10).
1. Tidak Terkejut dengan Pemecatan dari PSSI
Alex Pastoor mengaku tidak terkejut ketika PSSI memutuskan untuk mengakhiri kontraknya lebih awal. Ia memahami bahwa pemecatan dalam dunia sepak bola merupakan hal yang lumrah dan sering terjadi. Menurutnya, keputusan tersebut adalah bagian dari dinamika profesional yang harus diterima setiap pelatih.
2. Target Lolos ke Piala Dunia Dianggap Tidak Realistis
Alex Pastoor menilai bahwa target meloloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 tidak realistis. Dengan posisi peringkat FIFA Indonesia di angka 119, menurutnya, peluang tersebut terlalu berat jika dibandingkan dengan kekuatan lawan seperti Arab Saudi dan Irak. Ia menegaskan bahwa capaian besar membutuhkan waktu, konsistensi, dan fondasi yang kuat, bukan ambisi sesaat.
3. Tim Masih dalam Tahap Perkembangan dan Transisi
Pelatih berusia 58 tahun itu menilai skuad Garuda masih berada dalam proses transisi dan pembentukan karakter bermain. Ia mengatakan bahwa tim membutuhkan waktu untuk berkembang dan menyesuaikan diri dengan standar sepak bola Asia tingkat atas. Menurutnya, harapan tinggi harus diimbangi dengan kesabaran dalam membangun kualitas permainan yang stabil.
4. Upaya Sudah Maksimal, Namun Tidak Cukup
Alex Pastoor menegaskan bahwa dirinya dan tim pelatih telah bekerja keras menjelaskan strategi dan ekspektasi kepada para pemain. Ia menyebut bahwa para pemain menunjukkan semangat tinggi, namun hasil di lapangan menunjukkan masih adanya kesenjangan kualitas. Menurutnya, kekalahan dari tim-tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak adalah bukti bahwa Indonesia butuh pembenahan lebih dalam.
5. Menilai PSSI Harus Fokus pada Proyek Jangka Panjang
Dalam pandangan Alex Pastoor, PSSI seharusnya berfokus pada proyek jangka panjang, bukan hanya target sesaat. Ia menilai bahwa atmosfer dan tekanan yang berlebihan justru menghambat pembangunan tim secara berkelanjutan. Alex Pastoor berharap agar federasi dapat menetapkan rencana yang realistis sesuai kemampuan sepak bola nasional. (*)
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
