Luka Modric, pemimpin lini tengah AC Milan. (AP Photo/Luca Bruno)
JawaPos.com – Luka Modric tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya setelah AC Milan kehilangan poin berharga saat bermain imbang 2-2 melawan Pisa di San Siro pada Sabtu malam (25/10). Ia menegaskan bahwa Rossoneri harus bertanggung jawab atas hasil tersebut.
Dalam wawancara yang dilansir dari Milan News melalui DAZN dan Sky Sport, gelandang veteran asal Kroasia ini mengungkapkan pandangannya mengenai performa dan mentalitas tim yang sangat diperlukan untuk bersaing dalam perburuan gelar Scudetto.
Di babak pertama, Milan menunjukkan dominasi yang cukup baik, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Namun, mereka gagal menambah keunggulan dan hal ini berujung pada keruntuhan di babak kedua, yang memberi kesempatan bagi tim tamu untuk mencuri poin.
"Kami seharusnya bisa memenangkan pertandingan di babak pertama. Kami bermain dengan baik, tetapi hanya mencetak satu gol. Lalu kami memulai babak kedua dengan lemah, yang mengakibatkan penalti dan gol tambahan dari Pisa," ungkap Modric dengan jujur.
"Begitulah sepak bola. Meskipun Anda lebih kuat dan layak menang, apapun bisa terjadi," katanya. Mantan bintang Real Madrid ini menegaskan bahwa kesalahan sepenuhnya ada pada Milan yang menyia-nyiakan kesempatan untuk meraih tiga poin.
"Ini sepenuhnya kesalahan kami jika kami tidak menang. Kami kehilangan dua poin penting hari ini. Pertandingan di kandang ini, dengan segala hormat kepada Pisa, seharusnya dimenangkan oleh Milan. Kami merasa sedih dan marah karena telah menyia-nyiakan kesempatan besar," tegasnya.
Sepanjang laga, Pisa menerapkan tekanan ketat yang agresif untuk mengganggu ritme permainan Milan, memaksa Modric dan Samuele Ricci untuk saling bergantian posisi di lini tengah. Strategi ini berhasil meski tidak bertahan lama.
"Mereka (Pisa) bermain satu lawan satu, dan kami (Modric dan Ricci) berganti posisi untuk menciptakan ruang dan membingungkan mereka. Hampir sepanjang pertandingan, strategi itu berhasil, tetapi kami harus tampil lebih baik," lanjut Modric.
Ia juga menekankan pentingnya beradaptasi dan meningkatkan intensitas permainan. "Di kandang, kami harus bisa menyelesaikan pertandingan seperti ini," ungkap Modric dengan tegas.
Saat ini, Milan berada dalam posisi yang semakin terancam dengan hanya selisih dua poin dari tiga pesaing utama mereka, yaitu Inter Milan, Napoli, dan AS Roma. Jika salah satu dari tim tersebut berhasil meraih kemenangan, posisi Rossoneri di puncak klasemen bisa tergeser.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
