
Mohamed cetak gol yang ke-250-nya untuk Liverpool. (@onefootball)
JawaPos.com- Kemenangan 2-0 Liverpool atas Aston Villa di Anfield akhirnya menghapus tren buruk mereka di Premier League, namun legenda The Reds, Steven Gerrard, mengingatkan bahwa tekanan di klub sebesar Liverpool tidak akan pernah benar-benar hilang.
Gol dari Mohamed Salah dan Ryan Gravenberch membawa tim asuhan Arne Slot mengakhiri rentetan empat kekalahan beruntun di liga. Hasil ini memang sedikit meredakan spekulasi soal masa depan sang pelatih asal Belanda, tetapi bagi Gerrard, kemenangan itu baru langkah awal dari perjalanan panjang.
"Dia (Slot) terlihat sangat tenang di bawah tekanan besar, dan itu tidak mudah di Liverpool," ujar Gerrard seusai pertandingan.
"Namun klub ini tidak pernah berhenti. Ketika kamu menang, nikmatilah, tapi segera lanjutkan. Tekanan akan datang lagi, bahkan lebih cepat dari yang kamu bayangkan," lanjutnya.
Gerrard menegaskan, ujian sesungguhnya Slot akan datang saat Liverpool menghadapi Real Madrid di Liga Champions, disusul laga berat kontra Manchester City di Premier League.
"Dalam dua hari ke depan, semua orang akan kembali menuntut hasil besar. Itulah kehidupan sebagai manajer Liverpool," jelas mantan kapten yang kini menjadi pundit tersebut.
Slot sendiri menanggapinya dengan sikap realistis. Pelatih berusia 47 tahun itu menyadari betapa pentingnya kemenangan atas Villa, namun menolak untuk berpuas diri.
"Para pemain dan fans tahu betapa pentingnya laga ini," kata Slot kepada TNT Sports.
"Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami sering kebobolan lebih dulu, tapi kali ini kami merespons dengan fokus dan keyakinan. Tidak sempurna, tapi kami menunjukkan karakter," ungkapnya.
Gol pembuka Salah yang menjadi gol ke-250-nya untuk Liverpool bukan hanya menjadi penenang bagi publik Anfield, tetapi juga simbol kebangkitan pemain bintang itu setelah periode sulit.
Gravenberch kemudian memastikan kemenangan dengan gol di babak kedua, memberi sedikit napas lega bagi sang pelatih baru.
Slot pun mengakui bahwa kemenangan ini datang dari detail kecil yang selama ini tidak berpihak kepada mereka.
"Margin di liga ini sangat tipis. Dalam beberapa pekan terakhir, kami sering ada di sisi yang salah. Malam ini, kami akhirnya di sisi yang benar," akunya.
Bagi Gerrard, hal paling positif dari pertandingan itu bukan sekadar taktik atau teknis, melainkan suasana hati para pemain kunci.
"Dua pemain paling penting Van Dijk dan Salah terlihat tersenyum lagi. Itu hal besar bagi Liverpool. Van Dijk tampak percaya diri dengan clean sheet-nya, dan gol Salah berbicara sendiri. Ketika para pemimpin tim bahagia, seluruh ruang ganti ikut terangkat," ujrnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
