Pelatih Bayern Munchen Vincent Kompany. (Dok. Bayern Munchen)
JawaPos.com - Bayern Munchen bertekad melanjutkan tren kemenangannya saat menghadapi Union Berlin di pekan ke-10 Bundesliga. Laga tersebut bakal dimainkan di Alten Forsterei, Sabtu (8/11).
Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, memastikan dirinya tidak melakukan rotasi pemain di laga melawan Union Berlin. Namun, Raphael Guerreiro mengalami masalah setelah laga menghadapi Bayer Leverkusen.
"Kita lihat saja siapa yang bermain besok (hari ini). Selalu ada pertanyaan: "Kapan para pemain istirahat?" Dan ketika mereka istirahat, pertanyaannya adalah: "Mengapa mereka istirahat?" Kami selalu memperhatikan sinyal dari tubuh mereka, tetapi jika mereka baik-baik saja, para pemain telah pulih dengan baik, bugar, dan siap untuk pertandingan berikutnya," kata Vincent Kompany dalam konferensi pers yang dikutip dari laman resmi Bayern Munchen, Sabtu (8/11).
"Kami akan mempertimbangkannya. Jadi kita tunggu saja. Hanya Raphaël Guerreiro yang memiliki beberapa keluhan setelah pertandingan Leverkusen, jadi kami sedikit lebih lunak padanya sebagai tindakan pencegahan."
Menghadapi Union Berlin, dianggap Vincent Kompany sebagai pertandingan yang sengit. Sang pelatih ingin para pemainnya meredam momentum serangan lawan dan memenangkan setiap tekel dan second ball.
"Anda harus menekan tombol secara mental dan membalikkan keadaan. Saya menyadarinya beberapa menit setelah pertandingan melawan PSG. Tapi, kami bisa mengambil beberapa pelajaran dari Paris, kami menunjukkan hal yang berbeda di babak kedua dibandingkan babak pertama, harus banyak bertahan."
"Di Koln di ajang piala, kami juga tampil dominan sejak awal. Kami harus kembali menunjukkan mentalitas itu, ini akan menjadi pertarungan yang sengit. Ini bukan hanya soal menekan dan penguasaan bola, tetapi juga sering kali soal bola mati, tekel, dan second ball. Ini juga tentang meredam momentum lawan. Kami bermain imbang di sana musim lalu, jadi saya tidak perlu menjelaskan banyak hal kepada para pemain," kata Kompany.
Pelatih asal Belgia itu juga mewaspadai kekuatan Union Berlin saat bermain di kandang sendiri. Kompany tahu bahwa Union Berlin memiliki motivasi setelah berhasil menahan imbang Bayern Munchen musim lalu.
"Kekuatan Union di kandang sendiri sangat jelas. Mereka tim yang kompak, semuanya tangguh dalam tekel, pelari yang tangguh, punya banyak pengalaman, mampu bertahan dari umpan silang dengan sangat baik, dan langsung menekan bola. Mirip dengan Koln – mereka punya kekuatan yang sama secara kolektif, sangat berani dan kompak."
"Lalu, ada juga para penyerang yang mencetak banyak gol. Ini momentum tim – percaya pada diri sendiri – itulah yang mereka miliki. Selain itu, karena mereka bermain imbang melawan kami tahun lalu, mereka akan datang dengan motivasi penuh. Ini tetap menjadi tantangan yang menarik – sama seperti PSG. Kami harus mempersiapkan mental untuk itu," pungkas Kompany.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
