Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 November 2025, 15.35 WIB

Ivan Toney Kembali ke Liga Inggris? Ini Kendalanya!

Ivan Toney belum memungkinkan hengkang dari Al Ahli. (Instagram/@ivantoney1)

 

JawaPos.com - Peluang kembalinya Ivan Toney ke Premier League pada bursa transfer Januari 2026 tampaknya sangat kecil. Meskipun beberapa klub Inggris menunjukkan ketertarikan, faktor gaji dan beban pajak yang tinggi membuat transfer sang penyerang dinilai tidak realistis.

Tiga klub Premier League, yaitu Tottenham Hotspur, Everton, dan West Ham United disebut tengah mencari penyerang baru untuk memperkuat lini depan mereka pada paruh kedua musim. Ivan Toney yang saat ini bersinar bersama Al Ahli di Arab Saudi menjadi salah satu nama yang masuk dalam radar.

Namun, keinginan itu dirasa cukup sulit karena adanya kendala finansial besar. Menurut laporan Daily Mail, Rabu (12/11), Toney saat ini menerima bayaran sekitar Rp 8,7 miliar hingga Rp 10 miliar per minggu.

Jika ingin memberikan pendapatan bersih serupa di Inggris, klub Premier League harus menyiapkan sekitar GBP 900 ribu per minggu (setara Rp 19,7 miliar) karena tingginya pajak penghasilan di Inggris.

Selain itu, Toney juga akan menghadapi penalti pajak jika kembali sebelum satu tahun penuh berada di luar negeri. Kondisi ini menambah beban bagi klub mana pun yang ingin memulangkannya dalam waktu dekat.

Dengan kontrak empat tahun di Al Ahli yang baru dimulai pada Agustus 2024, biaya transfer tambahan juga tidak dapat dihindari.

Meskipun demikian, performa Toney di Arab Saudi cukup gemilang. Pemain berusia 29 tahun itu sukses mencetak 11 gol dalam 15 pertandingan musim ini dan sebelumnya mencetak 30 gol pada musim debutnya.

Manajer Timnas Inggris Thomas Tuchel bahkan disebut masih memantau perkembangan sang striker untuk menjadi pelapis Harry Kane menjelang Piala Dunia mendatang.

Sumber yang sama menyebutkan, beberapa klub Premier League saat ini masih menimbang opsi untuk menunda upaya perekrutan hingga musim panas 2026 ketika situasi kontrak dan perpajakan Toney lebih memungkinkan untuk dibayar.

Dengan performa yang konsisten dan bayaran selangit di Arab Saudi, Ivan Toney tampaknya belum akan meninggalkan Timur Tengah dalam waktu dekat.

Bagi klub-klub Premier League, keputusan menunggu hingga musim panas mungkin menjadi langkah paling realistis untuk menghindari risiko finansial yang dapat membahayakan keuangan klub.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore