
Julian Nagelsmann meminta maaf di konferensi pers terbaru jelang Irlandia Utara vs Jerman. (Photo by Rene Nijhuis/MB Media)
JawaPos.com-Tim nasional Jerman akan menghadapi Luksemburg di laga lanjutan Grup A Kualifikasi Piala Dunia Zona Eropa. Laga tersebut bakal dimainkan di Luxembourg City, Sabtu (15/11).
Saat ini, Timnas Jerman memuncaki klasemen sementara Grup A dengan meraih sembilan poin. Mereka bisa memastikan lolos ke Piala Dunia 2026 dengan memenangkan laga melawan Luksemburg dan Slovakia.
Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann telah mempersiapkan skuadnya dengan dua pemain di setiap posisi. Hal tersebut dilakukan agar skuadnya bisa meraih enam poin di dua pertandingan dan lolos ke Piala Dunia 2026.
"Kami membutuhkan keseimbangan yang baik dalam tim. Kami ingin setiap posisi terisi dua kali, jadi strukturnya harus pas. Kami yakin kami memiliki pemain yang tepat untuk meraih enam poin dalam dua pertandingan dan lolos ke Piala Dunia. Itulah prioritas utama," ucap Julian Nagelsmann saat konferensi pers yang dikutip dari laman DFB, Jumat (14/11).
Melawan Luksemburg, Jerman akan memperbaiki performa mereka. Julian Nagelsmann menegaskan sudah memperbaiki lini pertahanan dan membuat lini serang lebih berbahaya.
"Kami tidak bergantung pada hasil lain - hanya pada performa kami sendiri. Meskipun awalnya buruk, kami telah mengamankan posisi yang solid di grup. Sekarang kami harus terus membangunnya," ujar Julian Nagelsmann.
"Para pemain baru saja melewati periode yang intens dan telah memainkan banyak pertandingan. Kami ingin memperbaiki performa kami di pertandingan dengan bertahan sebagai satu kesatuan dan kami juga perlu lebih berbahaya dalam menyerang dibandingkan pertandingan bulan Oktober," kata Nagelsmann.
Untuk dua laga Timnas Jerman, pelatih 38 tahun tersebut memanggil kembali Leroy Sane yang terakhir kali bermain saat melawan Portugal, Juni lalu. Nagelsmann berharap agar pemain Galatasaray tersebut bisa bermain dengan baik.
"Leroy mendapatkan kesempatan untuk membuktikan dirinya. Saat ini kami tidak memiliki banyak pemain sayap yang bisa diandalkan. Kami sering berkomunikasi. Saya belum 100 persen puas dengannya," terang Nagelsmann.
"Dia tahu apa yang diharapkan dan bahwa tidak akan ada banyak kesempatan lagi untuk membuktikan dirinya di bawah kepemimpinan saya di tim nasional. Dia memiliki segalanya - dia hanya perlu menunjukkannya di lapangan, tetapi dia tahu itu. Dia masih harus melangkah maju, baik di sini maupun di level klub," ujar Nagelsmann.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
