Kapten Kroasia, Luka Modric. (Dok. 3 Seas Europe)
JawaPos.com – Luka Modric berada di ambang Piala Dunia kali kelima sepanjang membela timnas Kroasia. Syaratnya, gelandang 40 tahun itu memimpin Vatreni – julukan timnas Kroasia – menang atau seri atas Kepulauan Faroe di Stadion Rujevica, Rijeka, dini hari nanti, WIB.
Dengan koleksi 19 poin (menang) maupun 17 poin (seri), Kroasia tidak akan terkejar pesaing satu-satunya di grup L kualifikasi zona UEFA, Republik Ceko, yang maksimal meraih 16 poin.
Itu berarti Lukica – julukan Modric – akan merasakan atmosfer Piala Dunia saat usianya menapak 41 tahun.
Sudah bisa dipastikan, Piala Dunia 2026 akan jadi Piala Dunia terakhir gelandang yang musim ini membela AC Milan itu.
Nikola Moro, gelandang Kroasia, ingin membawa Modric main di Piala Dunia 2026. Dia pun memuji sosok Modric sebagai pemain yang berpengaruh di timnas Kroasia dan di level klub. Kebetulan, Moro musim ini bermain di klub Serie A seperti Modric, Bologna FC.
’’Dia seseorang yang akan membawa tim ini ke level lebih tinggi. Aku pikir, Luka melakukan pekerjaannya dengan baik. Aku tidak terkejut karena aku sudah mengenalnya,’’ tutur Moro seperti dilansir dari La Gazzetta dello Sport.
Modric selalu bermain dalam enam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Dia mampu menyumbangkan satu gol dan dua umpan gol. Yang terakhir, peraih Ballon d’Or 2018 itu bermain sebagai pengganti (21 menit) melawan Gibraltar (13/10).
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
