Eder Militao menikmati kebangkitan kariernya bersama Real Madrid awal musim 2025/2026. (Dok Real Madrid)
JawaPos.com - Bek tengah tim nasional Brasil Eder Militao menegaskan bahwa dirinya tidak masalah jika ditugaskan sebagai bek sayap kanan atau kiri, seperti pada laga kontra Senegal, Sabtu (15/11), dikutip dari ANTARA.
Dikutip dari laman Federasi Sepak Bola Brasil (CBF) di Jakarta, Minggu, pada pertandingan persahabatan yang dimenangkan Brasil 2-0 itu, Militao mengisi pos bek kanan sejak awal laga, lalu bergeser ke bek kiri mulai menit ke-64 saat Wesley Franca masuk ke lapangan menggantikan Gabriel Magalhaes.
"Sebelum pertandingan saya berbicara dengan Carlo Ancelotti (pelatih timnas Brasil-red). Dia bertanya, apakah saya nyaman jika bermain sebagai bek sayap. Saya jawab tidak," ujar Militao.
Pesepak bola yang berkarier di klub Liga Spanyol, Real Madrid, itu menyebut bahwa dia sudah beberapa kali bermain di sisi lebar pertahanan, baik itu di Piala Dunia 2022 dan di klubnya.
Meskipun bermain tidak pada posisi aslinya, Militao mengaku senang dengan performanya karena bisa membantu timnas Brasil meraih kemenangan.
Timnas Brasil mengandaskan perlawanan Senegal dengan skor 2-0 pada laga persahabatan di Stadion Emirates London, Sabtu (15/11) malam WIB, berkat dua gol dari Estevao (28') dan Casemiro (35').
Setelah itu, Brasil akan menghadapi Tunisia, Rabu (19/11) dini hari WIB, yang menjadi pertandingan internasional terakhir mereka pada tahun 2025.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
