
Luis de la Fuente saat menghadiri konferensi pers jelang Spanyol vs Bulgaria. (Dok UEFA)
JawaPos.com - Luis de la Fuente memberikan pujian kepada timnas Spanyol yang tampil luar biasa setelah memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 30 pertandingan kompetitif. Pencapaian ini juga sekaligus memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh tim Spanyol asuhan Vicente del Bosque.
Tim Spanyol sebelumnya mencatatkan 29 pertandingan kompetitif tanpa kekalahan yang berlangsung antara Piala Dunia 2010 hingga final Piala Konfederasi 2013. Kini, tim yang dilatih De la Fuente telah melampaui rekor tersebut dengan meraih kemenangan 4-0 atas Georgia, setelah tidak terkalahkan dalam 30 pertandingan kompetitif. Rekor ini dimulai setelah kekalahan 2-0 dari Skotlandia dalam kualifikasi Euro 2024 pada Maret 2023.
Dalam 30 pertandingan terakhir, Spanyol berhasil meraih 25 kemenangan dan lima hasil imbang, termasuk kemenangan adu penalti melawan Belanda di perempat final Nations League. Mereka juga mengalami satu kekalahan dalam pertandingan persahabatan, yaitu 0-1 dari Kolombia di Stadion London pada Maret 2024. Namun, pencapaian luar biasa ini tidak luput dari perhatian pelatih kepala mereka.
"Saya merasa kagum dan bangga memimpin generasi pesepakbola yang luar biasa," ungkap Luis de la Fuente. "Melampaui rekor yang dibuat oleh sekelompok pemain yang tak terlupakan merupakan pencapaian yang luar biasa." Ia menegaskan pentingnya untuk terus maju dan meraih hasil positif ke depan.
De la Fuente juga menyoroti kualitas tim Georgia, meskipun mereka kalah. "Georgia memiliki pemain-pemain bagus, tetapi mereka menghadapi tim Spanyol yang ambisius dan ingin bermain bagus dan menang. Ini bukan cerminan kualitas Georgia, melainkan bukti performa Spanyol," jelasnya.
Dengan hasil ini, Spanyol hampir dipastikan akan lolos ke Piala Dunia 2026. Mereka hanya perlu menghindari kekalahan dengan selisih tujuh gol saat melawan Turkiye di Seville pada hari Selasa mendatang. Meski demikian, De la Fuente menegaskan bahwa tugas tim belum selesai.
"Tim ini memiliki banyak keutamaan, termasuk rasa hormat," tambahnya. "Sampai kami secara matematis memastikan kualifikasi, kami akan terus bekerja dengan cara yang sama. Saya senang dengan usaha para pemain, tetapi masih ada satu langkah lagi yang harus ditempuh."
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
