Pelatih timnas Italia Gennaro Gattuso. (Reuters/Remo Casili)
JawaPos.com - Manuel Locatelli mengecam penampilan rapuh Italia saat melawan Norwegia. Ia menyatakan bahwa mereka mengecewakan diri sendiri karena gagal lolos otomatis ke Piala Dunia 2026.
Italia menderita kekalahan 4-1 dari Norwegia di Milan, dengan Antonio Nusa, Erling Haaland dan Jorgen Strand Larsen semuanya mencetak gol di babak kedua untuk tim tamu setelah gol pembuka Francisco Pio Esposito.
Dengan demikian, Gli Azzurri finis kedua di Grup I, enam poin di belakang Norwegia, yang memiliki rekor sempurna, yang berarti mereka akan masuk ke Piala Dunia untuk keempat kalinya sejak 1938.
Italia sebenarnya mendominasi babak pertama, melepaskan tujuh tembakan dengan perkiraan 0,6 gol, meskipun gol pembuka mereka tercipta dari satu-satunya tembakan tepat sasaran. Sementara Norwegia mencatatkan satu tembakan tidak tepat sasaran.
Namun, setelah jeda, tim asuhan Gennaro Gattuso melepaskan delapan tembakan berbanding 12 milik Norwegia, dan meski tiga di antaranya tepat sasaran, mereka tidak dapat membobol gawang Orjan Nyland lagi.
"Kualifikasi kami terganggu di Oslo (kekalahan 3-0 dari Norwegia di kualifikasi pertama), tetapi kami seharusnya bermain lebih baik pada pertandingan kali ini," kata Locatelli kepada Sky Sport Italia.
"Kami mencoba mencetak gol kedua, tetapi kemudian kami rapuh, dan ini tidak boleh terjadi lagi. Kami harus melihat di mana kesalahan kami, karena kami perlu lebih bersatu di saat-saat tertentu."
"Ini seharusnya bukan level kita. Kita bisa dan harus berbuat lebih baik."
"Sekarang kami akan menunggu undian dan berharap tiba pada bulan Maret dengan sikap yang sangat berbeda."
"Norwegia berada di level yang sangat tinggi, tetapi kami seharusnya bisa bermain lebih baik. Kami harus bertanggung jawab dan bermain lebih baik di bulan Maret."
Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Gattuso sejak mengambil alih pada Juni 2025. Ia telah memenangkan kelima pertandingan sebelumnya.
Italia gagal mencapai Piala Dunia dalam dua upaya play-off sebelumnya, kalah dari Swedia pada 2018 sebelum Makedonia Utara mengejutkan mereka pada 2022.
Finis di posisi kedua Grup I sudah diprediksi sebelum pertandingan hari ini, Italia membutuhkan selisih sembilan gol untuk memuncaki grup, mengungguli Norwegia, tetapi Gattuso meminta maaf kepada para penggemar atas kekalahan mereka di babak kedua.
"Pertama-tama, kami harus meminta maaf kepada para penggemar kami, karena 4-1 adalah hasil yang berat," ujar Gattuso kepada RAI Sport.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
