Logo JawaPos
Author avatar - Image
20 November 2025, 18.01 WIB

Jelang Ladeni Arsenal, Tottenham Hotspur Didesak Bayar Royalti Penulis Lagu Geoff Morrow

Geoff Morrow tuntut royalty ke Tottenham Hotspur. (@SpursOfficial/X). - Image

Geoff Morrow tuntut royalty ke Tottenham Hotspur. (@SpursOfficial/X).

JawaPos.com - Tottenham Hotspur dikabarkan tengah menghadapi tekanan hukum dari salah satu penulis lagu “Can’t Smile Without You”, yang juga pendukung Arsenal.

Tottenham Hotspur dikabarkan berada di bawah tekanan hukum setelah Geoff Morrow, salah satu penulis lagu “Can’t Smile Without You” mengajukan keberatan atas penggunaan lagu tersebut oleh klub.

Morrow, yang diketahui merupakan pendukung Arsenal, menuntut agar Tottenham memberikan royalti atas lagu yang kerap diputar sebelum pertandingan dan dinyanyikan massal oleh para penggemar.

Lagu “Can’t Smile Without You” awalnya ditulis oleh David Martin, Christian Arnold, dan Geoff Morrow pada 1970-an. Namun, Versi Barry Manilow yang dirilis pada 1978 menjadi yang paling populer.

Para penggemar Tottenham Hotspur mulai mengadopsi lagu itu sejak akhir 1970-an, setelah beredar rumor bahwa para pemain Spurs menyanyikannya dalam perjalanan tandang.

Hingga saat ini, lagu itu pun menjadi bagian tak terpisahkan dari para penggemar dan menambahkan kata Tottenham pada bagian tertentu lirik. Selama pandemi Covid-19, klub bahkan menutup kursi stadion dengan spanduk berisi lirik lagu itu ketika pertandingan berlangsung tanpa penonton.

Dilansir dari Daily Mail (9/11), Morrow mengklaim Tottenham menolak menanggapi permintaannya untuk duduk bersama dan membahas royalti.

“Saya berharap Spurs mau duduk bersama dan bertemu dengan saya untuk berdiskusi, tetapi mereka tidak tertarik,” ujar Morrow kepada The Sun.

Morrow menambahkan bahwa lagu tersebut awalnya ditulis sebagai lagu cinta, bukan sebagai anthem sepak bola. Morrow merasa kecewa karena Tottenham tidak mau mengakui penggunaan lagu tersebut sebagai bagian resmi laga.

“Saat kami menulis lagu ini, kami tidak pernah membayangkannya akan menjadi lagu kebangsaan sepak bola. Lagu ini ditulis sebagai lagu cinta. Yang benar-benar membuat frustrasi ialah Spurs tidak mau menerima bahwa mereka menggunakan lagu kami,” jelas Morrow.

Di sisi lain, Tottenham menolak memberikan komentar lebih lanjut. Menurut laporan Daily Mail, klub menilai klaim Morrow tidak memiliki dasar hukum berdasarkan aturan lisensi yang berlaku. Mereka menilai penggunaan lagu tersebut sudah tercakup dalam mekanisme hak cipta yang sah.

Sengketa ini muncul di tengah persiapan North London Derby yang akan berlangsung pada Minggu (23/11). Arsenal yang memuncaki klasemen sementara Premier League akan menjamu rival sekotanya di Emirates Stadium. Munculnya isu ini menambah bumbu pedas menjelang derby besar itu.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore