Logo JawaPos
Author avatar - Image
26 November 2025, 18.42 WIB

Ngeri! Jurnalis Malaysia yang Angkat Skandal Naturalisasi Pemain FAM Diserang Orang Tak Dikenal

Haresh Deol, Jurnalis Olahraga Malaysia yang angkat skandal pemalsuan dokumen pemain naturalisasi pemain dan vokal kritisi FAM diserang 2 orang tak dikenal (Instagram.com/@hareshdeol).

JawaPos.com - Kabar kurang menyenangkan menimpa jurnalis olahraga Malaysia, Haresh Deol yang mendapat serangan kekerasan fisik oleh dua orang tak dikenal.

Melalui akun X pribadinya, Haresh Deol mengabarkan juga bahwa salah satu pelaku merekam video saat dirinya diserang.

"Saya baru saja diserang oleh dua orang, dan ada orang lain yang merekam video saya yang sedang diserang. Saya baru saja mengajukan laporan polisi," tulis akun X @HareshDeol.

Haresh Deol diketahui merupakan jurnalis senior di Negeri Jiran dan kini menjabat sebagai Wakil Presiden Klub Pers Nasional Malaysia. Ia juga merupakan pendiri kanal berita independen TwentyTwo13 yang berbasis di Kuala Lumpur.

Pria berambut panjang ini menjadi salah satu sosok yang sangat vokal dalam melontarkan kritik untuk Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) terutama terkait kasus pemalsuan dokumen tujuh pemain naturalisasi tim nasional.

Kronologi Penyerangan

Sementara itu dikutip dari unggahan Facebook Zack Rahim, sosok senior di dunia olahraga Malaysia, kejadian penyerangan terhadap Haresh Deol terjadi di tempat parkir.

"Wartawan sukan terkenal Haresh Deol diserang di tempat parkir di Bangsar petang tadii. Beliau diserang oleh 2 lelaki bermotosikal (mengendarai motor) selepas makan tengahari di sana dan dalam perjalanan untuk ke kereta (mobil) untuk pulang ke pejabat.

Zack menuliskan bahwa Haresh dipukul hingga jatuh ke jalan dan mengalami luka di bagian siku dan jari serta mengalami luka bengkak di bawah mata kiri.

Dirinya juga menambahkan bahwa barang-barang pribadi seperti laptop, handphone, hingga uang milik Haresh Deol tidak dirampas oleh pelaku.

Sama seperti keterangan Haresh Deol, Zack mengungkapkan bahwa setelah melakukan penyerangan, pelaku melarikan diri mengendarai motor setelah merekam video dan mengambil foto korban yang tergeletak di jalan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore