Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 November 2025, 03.09 WIB

5 Kesalahan Fatal Liverpool Berujung Kekalahan Telak dari PSV Eindhoven di Anfield dalam Laga Liga Champions 2025/26

Virgil van Dijk (Instagram @virgilvandijk)

JawaPos.com – Liverpool kembali menelan kekalahan telak setelah dihantam PSV Eindhoven 4–1 di Anfield pada laga Liga Champions.

Penampilan penuh kesalahan membuat The Reds gagal bangkit dari tren negatif yang telah berlangsung sepanjang musim 2025/26.

Berikut 5 kesalahan utama yang membuat Liverpool tak berdaya menghadapi pemuncak klasemen Eredivisie dalam laga Liga Champions 2025/26, seperti dilansir dari laman Sky Sports pada Kamis (27/11).

  1. Virgil van Dijk Membuat Pelanggaran dan Kehilangan Fokus

Virgil van Dijk melakukan handball yang menghasilkan penalti bagi PSV pada awal laga. Ia juga terlihat kehilangan ketenangan setelah terus memprotes wasit. Kesalahannya kembali memperlihatkan penurunan performa yang berdampak besar pada tim.

  1. Ibrahima Konate Melakukan Blunder yang Berbuah Gol

Ibrahima Konate gagal mengantisipasi bola sederhana di babak kedua. Kesalahan itu membuka peluang bagi PSV untuk mencetak gol ketiga. Blunder berulang membuat pertahanan Liverpool semakin rapuh di momen-momen penting.

  1. Milos Kerkez Mudah Dikalahkan dan Kurang Komunikasi

Milos Kerkez tampak kewalahan menghadapi tekanan dari Sergino Dest dan Guus Til. Ia bahkan sempat beradu argumen dengan Van Dijk sebelum akhirnya gagal menghentikan gol kedua PSV. Minimnya komunikasi membuat sisi kiri pertahanan Liverpool menjadi titik lemah yang mudah dieksploitasi.

  1. Curtis Jones Kehilangan Bola di Area Berbahaya

Curtis Jones, yang dipaksa bermain sebagai bek kanan, kehilangan bola secara fatal di area sendiri. Situasi itu memicu serangan lanjutan PSV yang semakin menekan Liverpool. Minimnya pengalaman defensifnya membuat beban tim semakin berat.

  1. Minimnya Tekanan dari Lini Serang dan Gagalnya Pergantian Pemain

Liverpool gagal memberikan tekanan agresif setelah Hugo Ekitike mengalami masalah punggung. Alexander Isak yang masuk sebagai pemain pengganti tidak mampu mengubah jalannya pertandingan. Kurangnya intensitas serangan membuat PSV leluasa menguasai babak kedua.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore